<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Beragamnya Al-Qur’an Dalam Sejarah	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Mar 2026 17:16:54 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: teuku ardiansyah		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1919</link>

		<dc:creator><![CDATA[teuku ardiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2020 17:16:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1919</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1901&quot;&gt;Budiono&lt;/a&gt;.

komentar anda sunggup telah membuka pikiran saya tentang jawaban dari pertanyaan yg menuduh bahwa alquran di setiap negara berbeda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1901">Budiono</a>.</p>
<p>komentar anda sunggup telah membuka pikiran saya tentang jawaban dari pertanyaan yg menuduh bahwa alquran di setiap negara berbeda.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1918</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2020 08:50:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1918</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1917&quot;&gt;Djoko&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Djoko:&lt;/b&gt; sebenarnya sama saja. 
Perselisihan umat Kristen tentang kitab mereka diselesaikan di Konsili Nicea I tahun 382M.
Sedangkan perselisihan umat Islam tentang kitab mereka diselesaikan dengan peresmian Mushaf Usman.

Setelah standarisasi kitab suci kedua agama tersebut, secara umum sudah tidak ada lagi perdebatan tentang kitab suci. 
Setelah era digital, maka kedua kitab suci tersebut sudah terjaga rekamannya melalui data-data digital.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1917">Djoko</a>.</p>
<p><b>@Djoko:</b> sebenarnya sama saja.<br />
Perselisihan umat Kristen tentang kitab mereka diselesaikan di Konsili Nicea I tahun 382M.<br />
Sedangkan perselisihan umat Islam tentang kitab mereka diselesaikan dengan peresmian Mushaf Usman.</p>
<p>Setelah standarisasi kitab suci kedua agama tersebut, secara umum sudah tidak ada lagi perdebatan tentang kitab suci.<br />
Setelah era digital, maka kedua kitab suci tersebut sudah terjaga rekamannya melalui data-data digital.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Djoko		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1917</link>

		<dc:creator><![CDATA[Djoko]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2020 00:00:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1917</guid>

					<description><![CDATA[Mas Judhianto,terima kasih utk pengetahuannya tentang AlQur&#8217;an tapi seperti janji ALLAH kalo Qur&#8217;an akan dijaga keasliannya,saya melihat sesama umat nasrani berdebat apa yang tertulis dalam injil A dan B tp saya belum pernah tau ada ulama islam yg berdebat perbedaan mushaf,tulisan sodara hanya menambah pengetahuan kita sebagai manusia tapi tidak mempengaruhi apa2.&lt;br /&gt;
Semua yang terjadi didunia ini bukan hal yang kebetulan,segala kebaikan datangnya dari ALLAH dan keburukan dari Setan yang memang mendapat ijin ALLAH untuk menggoda manusia dan sebagai ujian manusia dari sang Pencipta]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Judhianto,terima kasih utk pengetahuannya tentang AlQur&#8217;an tapi seperti janji ALLAH kalo Qur&#8217;an akan dijaga keasliannya,saya melihat sesama umat nasrani berdebat apa yang tertulis dalam injil A dan B tp saya belum pernah tau ada ulama islam yg berdebat perbedaan mushaf,tulisan sodara hanya menambah pengetahuan kita sebagai manusia tapi tidak mempengaruhi apa2.<br />
Semua yang terjadi didunia ini bukan hal yang kebetulan,segala kebaikan datangnya dari ALLAH dan keburukan dari Setan yang memang mendapat ijin ALLAH untuk menggoda manusia dan sebagai ujian manusia dari sang Pencipta</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1916</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2020 02:38:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1916</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1915&quot;&gt;Cuma mampir&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Cuma mampir:&lt;/b&gt; ini masalah kedaruratan saja.

Wahyu yang turun pada Nabi tidak punya jadwal waktu dan tempat yang tetap, bisa kapan saja.

Karena tanpa persiapan, maka pencatatan wahyu dilakukan menggunakan media apa saja yang tersedia saat itu.

Untuk mushaf yang lain tentu sudah menggunakan bahan yang bagus, karena bukan dalam situasi darurat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1915">Cuma mampir</a>.</p>
<p><b>@Cuma mampir:</b> ini masalah kedaruratan saja.</p>
<p>Wahyu yang turun pada Nabi tidak punya jadwal waktu dan tempat yang tetap, bisa kapan saja.</p>
<p>Karena tanpa persiapan, maka pencatatan wahyu dilakukan menggunakan media apa saja yang tersedia saat itu.</p>
<p>Untuk mushaf yang lain tentu sudah menggunakan bahan yang bagus, karena bukan dalam situasi darurat.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Cuma mampir		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1915</link>

		<dc:creator><![CDATA[Cuma mampir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2020 02:25:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1915</guid>

					<description><![CDATA[Perkamen sanaa dikatakan lebih tua dari Nabi dan perkamen tersebut sudah bagus dgn tulisan diatas  entah terbuat dari lembaran kulit binatang atau kertas yg jelas rapi dan terstruktur.&lt;br /&gt;
Pertanyaannya ketika para sahabat menulis firman Allah kenapa diatas kulit kayu, batu, pelepah kurma, kulit binatang. Kenapa ga disiapkan menulis perkamen seperti manuskrip sanaa tersebut yg lebih rapi. Apakah mushaf hafsah juga ditulis diatas kulit onta?&lt;br /&gt;
Adakah manuskrip mushaf quran tertua yg ditemukan arab saudi?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perkamen sanaa dikatakan lebih tua dari Nabi dan perkamen tersebut sudah bagus dgn tulisan diatas  entah terbuat dari lembaran kulit binatang atau kertas yg jelas rapi dan terstruktur.<br />
Pertanyaannya ketika para sahabat menulis firman Allah kenapa diatas kulit kayu, batu, pelepah kurma, kulit binatang. Kenapa ga disiapkan menulis perkamen seperti manuskrip sanaa tersebut yg lebih rapi. Apakah mushaf hafsah juga ditulis diatas kulit onta?<br />
Adakah manuskrip mushaf quran tertua yg ditemukan arab saudi?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: s. ahmad		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1914</link>

		<dc:creator><![CDATA[s. ahmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2020 01:59:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1914</guid>

					<description><![CDATA[sangat tertarik dengan usaha umar mencadangkan kpd abu bakar wahyu harus dikitabkan.. sedangkan abu bakar berhujah itu adalah bida&#8217;ah.. kecerdasan umar dan kebijaksanaan abu bakar suatu hikmah yang sangat besar&#8230; seandainyalah abu bakar berkeras dengan perkara bidaah maka kita sehingga hari ini tidak tahu apa itu Al Quraan..&lt;br /&gt;
Sesungguh islam itu syummul..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sangat tertarik dengan usaha umar mencadangkan kpd abu bakar wahyu harus dikitabkan.. sedangkan abu bakar berhujah itu adalah bida&#8217;ah.. kecerdasan umar dan kebijaksanaan abu bakar suatu hikmah yang sangat besar&#8230; seandainyalah abu bakar berkeras dengan perkara bidaah maka kita sehingga hari ini tidak tahu apa itu Al Quraan..<br />
Sesungguh islam itu syummul..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1913</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2019 06:37:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1913</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1912&quot;&gt;Hasan&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Hasan:&lt;/b&gt; kalau anda menawarkan cerita lain tentang pembukuan Qur&#8217;an, ya biarkan para pembaca membandingkan dengan tulisan saya serta menilainya.

Namun saya tertarik dengan koemntar anda berikut:

&lt;blockquote&gt;sy tidak bermaksud menyepelekan hafsah tpi walau bagaimanapun hafsah adalah wanita yg &#8230;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;

Kok seperti pilihan kata para tukang gosip yang berkata:&lt;br /&gt;
&#8220;Saya tidak bermaksud pamer, tapi..&#8221; , yang disusul dengan berbagai pameran apa yang dimilikinya.&lt;br /&gt;
&#8220;Saya tidak bermaksud menggurui, tapi..&#8221; , kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kalimat menggurui.&lt;br /&gt;
&#8220;Saya tidak bermaksud menakuti anda, tapi..&#8221; , lalu menakut-nakuti lawan bicaranya.

Kalau anda ingin menyepelekan Hafsah, ya silakan saja, tidak usah menggunakan kalimat basa-basi tukang gosip itu.

&lt;blockquote&gt;Cilakanya tulisan diatas ini ngorek ngorek mushaf mushaf yg telah di bakar itu entah maksudnya apa ???&lt;br /&gt;
kalo syiah laknatullah yg selalu ngaku ngaku muslim &#8230;

&lt;/blockquote&gt;

Ini tulisan saya, apakah yang anda maksud Syiah laknatullah itu saya? mohon dijelaskan bagaimana anda bisa sampai pada kesimpulan spektakuler tersebut.

Ini penting, siapa tahu di antara pembaca yang lain, sudah mengira saya Yahudi, Freemason, Liberal, Tukang Ojek, Juragan Chiki, Penjual kopi sasetan atau penjual kaos kaki sepuluhribu dapat tiga. Monggo&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1912">Hasan</a>.</p>
<p><b>@Hasan:</b> kalau anda menawarkan cerita lain tentang pembukuan Qur&#8217;an, ya biarkan para pembaca membandingkan dengan tulisan saya serta menilainya.</p>
<p>Namun saya tertarik dengan koemntar anda berikut:</p>
<blockquote><p>sy tidak bermaksud menyepelekan hafsah tpi walau bagaimanapun hafsah adalah wanita yg &#8230;</p></blockquote>
<p>Kok seperti pilihan kata para tukang gosip yang berkata:<br />
&#8220;Saya tidak bermaksud pamer, tapi..&#8221; , yang disusul dengan berbagai pameran apa yang dimilikinya.<br />
&#8220;Saya tidak bermaksud menggurui, tapi..&#8221; , kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kalimat menggurui.<br />
&#8220;Saya tidak bermaksud menakuti anda, tapi..&#8221; , lalu menakut-nakuti lawan bicaranya.</p>
<p>Kalau anda ingin menyepelekan Hafsah, ya silakan saja, tidak usah menggunakan kalimat basa-basi tukang gosip itu.</p>
<blockquote><p>Cilakanya tulisan diatas ini ngorek ngorek mushaf mushaf yg telah di bakar itu entah maksudnya apa ???<br />
kalo syiah laknatullah yg selalu ngaku ngaku muslim &#8230;</p>
</blockquote>
<p>Ini tulisan saya, apakah yang anda maksud Syiah laknatullah itu saya? mohon dijelaskan bagaimana anda bisa sampai pada kesimpulan spektakuler tersebut.</p>
<p>Ini penting, siapa tahu di antara pembaca yang lain, sudah mengira saya Yahudi, Freemason, Liberal, Tukang Ojek, Juragan Chiki, Penjual kopi sasetan atau penjual kaos kaki sepuluhribu dapat tiga. Monggo&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Hasan		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1912</link>

		<dc:creator><![CDATA[Hasan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2019 16:47:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1912</guid>

					<description><![CDATA[Para hafiz AlQuran itu yg menyeleksi kemurnian AlQuran.. jgn dibalik bahwa mushaf yg menyeleksi kemurnian ayat ayat AlQuran.. di jaman khalifah Utsman masih banyak hafiz AlQuran termasuk sayidina Ali dan Rasulullah juga pernah bersabda bahwa seandainya pintu kenabian tidak ditutup maka sayidina Ali bisa menjadi nabi.. sy tidak bermaksud menyepelekan hafsah tpi walau bagaimanapun hafsah adalah wanita yg disa&#8217;at tertentu tidak dibenarkan membaca AlQuran karena wanita kan ada masa haid..&lt;br /&gt;
Justru dlm hal ini khalifah Utsman sangat berjasa menstandarisasi AlQuran agar menjadi patokan dasar ayat ayat AlQuran utk umat muslim sedunia dan membakar mushaf mushaf lain yg bisa jadi tidak lolos seleksi para hafiz AlQuran disa&#8217;at itu..&lt;br /&gt;
Cilakanya tulisan diatas ini ngorek ngorek mushaf mushaf yg telah di bakar itu entah maksudnya apa ???&lt;br /&gt;
kalo syiah laknatullah yg selalu ngaku ngaku muslim itu memang suka ngorek ngorek sejarah Islam hanya utk menikam muslim dari belakang..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para hafiz AlQuran itu yg menyeleksi kemurnian AlQuran.. jgn dibalik bahwa mushaf yg menyeleksi kemurnian ayat ayat AlQuran.. di jaman khalifah Utsman masih banyak hafiz AlQuran termasuk sayidina Ali dan Rasulullah juga pernah bersabda bahwa seandainya pintu kenabian tidak ditutup maka sayidina Ali bisa menjadi nabi.. sy tidak bermaksud menyepelekan hafsah tpi walau bagaimanapun hafsah adalah wanita yg disa&#8217;at tertentu tidak dibenarkan membaca AlQuran karena wanita kan ada masa haid..<br />
Justru dlm hal ini khalifah Utsman sangat berjasa menstandarisasi AlQuran agar menjadi patokan dasar ayat ayat AlQuran utk umat muslim sedunia dan membakar mushaf mushaf lain yg bisa jadi tidak lolos seleksi para hafiz AlQuran disa&#8217;at itu..<br />
Cilakanya tulisan diatas ini ngorek ngorek mushaf mushaf yg telah di bakar itu entah maksudnya apa ???<br />
kalo syiah laknatullah yg selalu ngaku ngaku muslim itu memang suka ngorek ngorek sejarah Islam hanya utk menikam muslim dari belakang..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1911</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2019 08:41:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1911</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1910&quot;&gt;syaiful rahman&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;Saiful Rahman:&lt;/b&gt; komentar anda:

&lt;blockquote&gt;Anda menulis bahwa di era nabi Muhammad masih hidup sudah ada para penulis Al Qur’an.., tp anda gak jujur dg gak menceritakan hasil tulisan para penulis tsb..!!!&lt;/blockquote&gt;

Silakan baca lagi dengan teliti tulisan saya. Pada masa Nabi Muhammad hidup, yang mencatat wahyu memang sudah ada, namun belum dalam bentuk buku yang disebut al-Qur&#039;an. Mushaf yang terserak dalam tulisan yang terpisah-pisah itu hasilnya. Kalau anda tahu hasilnya yang lain, silakan ada sampaikan.

Oh ya, kalau anda punya kisah sendiri tentang Mushaf Hafsah, silakan ceritakan secara runtut, lalu sumber literaturnya apa?

Tentu saya senang kalau ada yang bisa memberikan informasi tambahan yang sangat penting tersebut.

Silakan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1910">syaiful rahman</a>.</p>
<p><b>Saiful Rahman:</b> komentar anda:</p>
<blockquote><p>Anda menulis bahwa di era nabi Muhammad masih hidup sudah ada para penulis Al Qur’an.., tp anda gak jujur dg gak menceritakan hasil tulisan para penulis tsb..!!!</p></blockquote>
<p>Silakan baca lagi dengan teliti tulisan saya. Pada masa Nabi Muhammad hidup, yang mencatat wahyu memang sudah ada, namun belum dalam bentuk buku yang disebut al-Qur&#8217;an. Mushaf yang terserak dalam tulisan yang terpisah-pisah itu hasilnya. Kalau anda tahu hasilnya yang lain, silakan ada sampaikan.</p>
<p>Oh ya, kalau anda punya kisah sendiri tentang Mushaf Hafsah, silakan ceritakan secara runtut, lalu sumber literaturnya apa?</p>
<p>Tentu saya senang kalau ada yang bisa memberikan informasi tambahan yang sangat penting tersebut.</p>
<p>Silakan &#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: syaiful rahman		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/comment-page-3/#comment-1910</link>

		<dc:creator><![CDATA[syaiful rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2019 07:09:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/06/18/beragamnya-al-quran-dalam-sejarah/#comment-1910</guid>

					<description><![CDATA[@Judhianto:
Baca sejarah pembukuan Al Qur&#039;an lagi ya pak.., karena tulisan anda ttg sejarah penulisan Al Qur&#039;an ada yg keliru..
Anda menulis bahwa di era nabi Muhammad masih hidup sudah ada para penulis Al Qur&#039;an.., tp anda gak jujur dg gak menceritakan hasil tulisan para penulis tsb..!!!
Trus anda menulis bahwa di era khalifah ke-3 yaitu Ustman bin Affan baru dilakukan yg serius..
Dari 2 point ini aja tulisan anda tidak sesuai sejarah.., saya ingat salah 1 video dari Jay Smith dan Al-Fadi yg bicara ttg ada 31 versi Al Qur&#039;an.., dan tulisan anda ini ada kemiripan dg video tsb..
Pak, jadilah orang yg jujur dalam menulis sejarah..

Faktanya adalah khalifah Ustman bin Affan menyusun mushaf Al Qur&#039;an itu merujuk dari mushaf yg ada pada Hafsah (salah 1 istri nabi Muhammad dan juga putri dari khalifah Umar bin Khattab).., jadi sebelumnya sudah ada hasil mushaf Al Qur&#039;an yg sudah di susun saat nabi Muhammad masih hidup.., yg menulis adalah para penulis yg sudah anda sebutkan di atas.., dan mushaf Hafsah tsb berdialek Quraisy (ingat ada 7 dialek)..
Saat nabi Muhammad meninggal sampai era Ustman bin Affan orang2 muslim membaca sesuai dialek mereka masing2, diluar 7 dialek tsb.., shg terjadi perbedaan di setiap tempat.., akhirnya Ustman bin Affan meminjam mushaf Hafsah untuk ditulis ulang menjadi 4 mushaf.., yg dipegang Ustman sendiri disebut sbg mushaf al imam, 3 mushaf yg lain disebarkan agar ditulis ulang lagi diberbagai daerah.., sedangkan mushaf yg lain, dibakar, dg tujuan agar tidak terjadi perbedaan lagi.., mushaf hafsah sendiri dikembalikan ke Hafsah lagi, gak ikut di bakar.., kan sbg aslinya.., mushaf 6 dialek yg lainnya memang masih ada sampai skrg.., tp yg lebih banyak disebar adalah yg dialek quraisy..

Jadi pak Judhianto klo jadi penulis sejarah jadilah penulis yg jujur..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>@Judhianto:<br />
Baca sejarah pembukuan Al Qur&#8217;an lagi ya pak.., karena tulisan anda ttg sejarah penulisan Al Qur&#8217;an ada yg keliru..<br />
Anda menulis bahwa di era nabi Muhammad masih hidup sudah ada para penulis Al Qur&#8217;an.., tp anda gak jujur dg gak menceritakan hasil tulisan para penulis tsb..!!!<br />
Trus anda menulis bahwa di era khalifah ke-3 yaitu Ustman bin Affan baru dilakukan yg serius..<br />
Dari 2 point ini aja tulisan anda tidak sesuai sejarah.., saya ingat salah 1 video dari Jay Smith dan Al-Fadi yg bicara ttg ada 31 versi Al Qur&#8217;an.., dan tulisan anda ini ada kemiripan dg video tsb..<br />
Pak, jadilah orang yg jujur dalam menulis sejarah..</p>
<p>Faktanya adalah khalifah Ustman bin Affan menyusun mushaf Al Qur&#8217;an itu merujuk dari mushaf yg ada pada Hafsah (salah 1 istri nabi Muhammad dan juga putri dari khalifah Umar bin Khattab).., jadi sebelumnya sudah ada hasil mushaf Al Qur&#8217;an yg sudah di susun saat nabi Muhammad masih hidup.., yg menulis adalah para penulis yg sudah anda sebutkan di atas.., dan mushaf Hafsah tsb berdialek Quraisy (ingat ada 7 dialek)..<br />
Saat nabi Muhammad meninggal sampai era Ustman bin Affan orang2 muslim membaca sesuai dialek mereka masing2, diluar 7 dialek tsb.., shg terjadi perbedaan di setiap tempat.., akhirnya Ustman bin Affan meminjam mushaf Hafsah untuk ditulis ulang menjadi 4 mushaf.., yg dipegang Ustman sendiri disebut sbg mushaf al imam, 3 mushaf yg lain disebarkan agar ditulis ulang lagi diberbagai daerah.., sedangkan mushaf yg lain, dibakar, dg tujuan agar tidak terjadi perbedaan lagi.., mushaf hafsah sendiri dikembalikan ke Hafsah lagi, gak ikut di bakar.., kan sbg aslinya.., mushaf 6 dialek yg lainnya memang masih ada sampai skrg.., tp yg lebih banyak disebar adalah yg dialek quraisy..</p>
<p>Jadi pak Judhianto klo jadi penulis sejarah jadilah penulis yg jujur..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
