<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Ke Agama Zoroaster Kita Belajar	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Mar 2026 17:17:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Agoes		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3805</link>

		<dc:creator><![CDATA[Agoes]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 09:05:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3805</guid>

					<description><![CDATA[Kalau untuk saya, klaim kecap nomor satu itu menjadi point yang paling penting di perjalanan sejarah agama Samawi.

Yahdui selesai pada Musa, mereka akan tertawa mendengar kenabian/keilahian Yesus.
Kristen selesai pada Yesus, ketika mendengar ada nabi terakhir di Islam dengan nama Muhammad ya mereka bakal senyum-senyum saja.
Islam selesai dengan Muhammad sebagai nabi paripurna, kalau ada yg ngaku-ngaku nabi langsung halal darahnya.

Kecap nggak ada yg nomor dua]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau untuk saya, klaim kecap nomor satu itu menjadi point yang paling penting di perjalanan sejarah agama Samawi.</p>
<p>Yahdui selesai pada Musa, mereka akan tertawa mendengar kenabian/keilahian Yesus.<br />
Kristen selesai pada Yesus, ketika mendengar ada nabi terakhir di Islam dengan nama Muhammad ya mereka bakal senyum-senyum saja.<br />
Islam selesai dengan Muhammad sebagai nabi paripurna, kalau ada yg ngaku-ngaku nabi langsung halal darahnya.</p>
<p>Kecap nggak ada yg nomor dua</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Nugroho		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3804</link>

		<dc:creator><![CDATA[Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2019 15:20:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3804</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3785&quot;&gt;Historiana&lt;/a&gt;.

Cakep.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3785">Historiana</a>.</p>
<p>Cakep.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3803</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 16:40:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3803</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3802&quot;&gt;Salam&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Salam:&lt;/b&gt; cukup menarik klaim dari sisi agama Islam.

Tapi tentunya kalau mau, agama lainnya juga bisa klaim yang sejenis itu.

&lt;blockquote&gt;Misalnya agama yang sesungguhnya adalah yang menyembah Dewa Zeus

Agama lainnya? Tentu itu sebenarnya agama yang sama, hanya saja sudah diselewengkan oleh umatnya.

Agama Islam? Wah itu tukang klaim terhebat, walaupun sesungguhnya dalam bentuk aslinya masih menyembah Zeus.&lt;/blockquote&gt;

Klaim? Tentu boleh saja, namun jangan lupa, orang lain bisa klaim yang sama atau lebih spektakuler :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3802">Salam</a>.</p>
<p><b>@Salam:</b> cukup menarik klaim dari sisi agama Islam.</p>
<p>Tapi tentunya kalau mau, agama lainnya juga bisa klaim yang sejenis itu.</p>
<blockquote><p>Misalnya agama yang sesungguhnya adalah yang menyembah Dewa Zeus</p>
<p>Agama lainnya? Tentu itu sebenarnya agama yang sama, hanya saja sudah diselewengkan oleh umatnya.</p>
<p>Agama Islam? Wah itu tukang klaim terhebat, walaupun sesungguhnya dalam bentuk aslinya masih menyembah Zeus.</p></blockquote>
<p>Klaim? Tentu boleh saja, namun jangan lupa, orang lain bisa klaim yang sama atau lebih spektakuler 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Salam		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3802</link>

		<dc:creator><![CDATA[Salam]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 15:53:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3802</guid>

					<description><![CDATA[Jumlah Nabi dan Rasul. Jumlah Nabi mencapai 124.000 orang sedangkan jumlah Rasul sebanyak 313 orang, sebagaiman yang di hasilkan oleh Ibnu Mardawiyah dari Abu Dzar ra. Lihat Ibnu Katsir i / 585).&lt;br /&gt;
Rasul (bahasa Arab adalah seseorang yang mendapat wahyu dari Allah dengan suatu syari&#8217;at dan ia diperintahkan untuk menyampaikannya dan mengamalkannya. Setiap rasul pasti seorang nabi, namun tidak setiap nabi itu seorang rasul, dengan demikian, jumlah nabi jauh lebih banyak dibanding jumlah rasul.&lt;br /&gt;
Rasul diutus kepada kaum yang kafir, sedangkan nabi diutus kepada kaum yang telah beriman.

Syari’at para rasul berbeda antara satu dengan yang lainnya, atau dengan kata lain bahwa para rasul diutus dengan membawa syari’at baru.&lt;br /&gt;
Mengenaii Zarausta .Tidak disebutkan secara. Spesifik di sebutkan baik dalam Alquran .Maupun hadist.  Tetapi agama majusi ada diisebutkan dalam alquran dan. hadist.&lt;br /&gt;
Tetapi dalam .Ajaran Islam bahwa Muhammad  di utus mengembalikan. Agama Manusia Bahkan seluruh Alam untuk kembali ke Jalan yang lurus yang sesuai dengan Ajaran Rasul dan Nabi sebelumnua yang hanya menyembnah kepada Tuhan yang Satu.  Karena agama yg ada ketika itu telah banyak diselewengkan oleh manusia.  Sehingga Alquran merupakan Koreksi terhadap kitab kitab terdahulu  yg tidak murni lagi karena didalamnya sudah banyak perubahan yang di lakukan dan sanggat banyak pertentangan di dalamnya bahakan.&lt;br /&gt;
Tentunya dikiirimnya Rasul terakhir adalah untuk mengembalikan kemurnian Agama dan .Menetapkan hukum standat untuk manusai secara keseluruhan.  Karena Agama yang. Benar disih Tuhan Yang Esa Adalah agama yang diajarkan kepada Nabi nabi dann Rasul sejak Adam sampai Isa/yisa/yesua/yesus adalah agama yang sama yaitu agama untuk menuju kesalamatan bagi manusia/Agama Kedamain Yaitu Islam.&lt;br /&gt;
Mungkin saja Zarausta Adalah seorang Rasul.  Tetapi ajarannya sudah jauh dari aslinya.  Makanya agama majusi adalah .Agama yang juga disebut dalam Alquran . Yang pada. Kontekksnya kalau kita lihat dalam ayat ayat alquran adalah ppengikutnya dperintahkan untuk mengikuti Muhammad.  Sebagian Ulama mengelompokan sama dengan Yahudi dan Nasrani,  karena mereka kitab suci Makanya .Secara  umum. Disebutkan Sebagai Ahli Kiab.&lt;br /&gt;
Jadi saran saya no probelem anda. Baca tentang zoroastet/majusi tapi ingat Alquran dan Muhammad diturunkan Unruk mengembalikan Agama ke Agama yg Otsinil yaiitu agama untuk menvapai kesalamatan yaitu Islam agama yg diajarkan oleh Para Nabi dan Rasul.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumlah Nabi dan Rasul. Jumlah Nabi mencapai 124.000 orang sedangkan jumlah Rasul sebanyak 313 orang, sebagaiman yang di hasilkan oleh Ibnu Mardawiyah dari Abu Dzar ra. Lihat Ibnu Katsir i / 585).<br />
Rasul (bahasa Arab adalah seseorang yang mendapat wahyu dari Allah dengan suatu syari&#8217;at dan ia diperintahkan untuk menyampaikannya dan mengamalkannya. Setiap rasul pasti seorang nabi, namun tidak setiap nabi itu seorang rasul, dengan demikian, jumlah nabi jauh lebih banyak dibanding jumlah rasul.<br />
Rasul diutus kepada kaum yang kafir, sedangkan nabi diutus kepada kaum yang telah beriman.</p>
<p>Syari’at para rasul berbeda antara satu dengan yang lainnya, atau dengan kata lain bahwa para rasul diutus dengan membawa syari’at baru.<br />
Mengenaii Zarausta .Tidak disebutkan secara. Spesifik di sebutkan baik dalam Alquran .Maupun hadist.  Tetapi agama majusi ada diisebutkan dalam alquran dan. hadist.<br />
Tetapi dalam .Ajaran Islam bahwa Muhammad  di utus mengembalikan. Agama Manusia Bahkan seluruh Alam untuk kembali ke Jalan yang lurus yang sesuai dengan Ajaran Rasul dan Nabi sebelumnua yang hanya menyembnah kepada Tuhan yang Satu.  Karena agama yg ada ketika itu telah banyak diselewengkan oleh manusia.  Sehingga Alquran merupakan Koreksi terhadap kitab kitab terdahulu  yg tidak murni lagi karena didalamnya sudah banyak perubahan yang di lakukan dan sanggat banyak pertentangan di dalamnya bahakan.<br />
Tentunya dikiirimnya Rasul terakhir adalah untuk mengembalikan kemurnian Agama dan .Menetapkan hukum standat untuk manusai secara keseluruhan.  Karena Agama yang. Benar disih Tuhan Yang Esa Adalah agama yang diajarkan kepada Nabi nabi dann Rasul sejak Adam sampai Isa/yisa/yesua/yesus adalah agama yang sama yaitu agama untuk menuju kesalamatan bagi manusia/Agama Kedamain Yaitu Islam.<br />
Mungkin saja Zarausta Adalah seorang Rasul.  Tetapi ajarannya sudah jauh dari aslinya.  Makanya agama majusi adalah .Agama yang juga disebut dalam Alquran . Yang pada. Kontekksnya kalau kita lihat dalam ayat ayat alquran adalah ppengikutnya dperintahkan untuk mengikuti Muhammad.  Sebagian Ulama mengelompokan sama dengan Yahudi dan Nasrani,  karena mereka kitab suci Makanya .Secara  umum. Disebutkan Sebagai Ahli Kiab.<br />
Jadi saran saya no probelem anda. Baca tentang zoroastet/majusi tapi ingat Alquran dan Muhammad diturunkan Unruk mengembalikan Agama ke Agama yg Otsinil yaiitu agama untuk menvapai kesalamatan yaitu Islam agama yg diajarkan oleh Para Nabi dan Rasul.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: nopri		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3801</link>

		<dc:creator><![CDATA[nopri]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2019 07:11:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3801</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3784&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

jika kita bisa kritis terhadap ajaran orang lain, kenapa kita tidak bisa kritis terhadap ajaran kita sendiri?

tidak bisa dipungkiri agama yahudi, kristen dan islam memiliki kesamaan yang sangat jelas dengan kepercayaan sebelumnya di daerah itu, sebut saja zoroaster yang penulis sampaikan atau hukum dalam kitab taurat dan alquran yang mirip dengan hukum hamurabi. pertanyaanya, siapa contek siapa? atau apakah itu menyadur saja atau memang tidak sengaja sama?. kalo kita tidak bisa membuktikan itu salah, kita pastinya tidak akan berkata itu benar. begitu pula sebaliknya.

argumen yang disampaikan penulis adalah argumen pribadi yang saya yakin telah melakukan bermacam kajian. yang namanya argumen pribadi atau hipotesis bukanlah sesuatu yang harus dianggap pasti/benar oleh kita, pembaca.entah itu cucokologi atau kajian ilmiah, pembaca tetap punya hak untuk menerima atau menolak. jika kita menolak dan ingin &quot;menantang&quot; argumen penulis, maka sampaikanlah kajian penyanggah yang berimbang pula, bukan menghujat tanpa dasar.

banyak dari kita yang mutlak mengatakan ajaran kita yang paling benar, yang lain salah. saya percaya, pikiran semacam ini akan memunculkan radikalisme dan kebencian.kita tidak pernah mau melihat kebusukan ajaran kita sebab kita sibuk mencari kebusukan ajaran tetangga.

saya tidak bisa menyimpulkan apakah saya menerima atau menolak argumen penulis. tapi saya salut dengan tulisan ini. ini membuktikan bahwa indonesia masih memiliki ruang untuk menyampaikan pemikiran pemikiran &quot;berat&quot; di ruang umum..

salam -kebebasan menyampaikan pendapat-]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3784">Judhianto</a>.</p>
<p>jika kita bisa kritis terhadap ajaran orang lain, kenapa kita tidak bisa kritis terhadap ajaran kita sendiri?</p>
<p>tidak bisa dipungkiri agama yahudi, kristen dan islam memiliki kesamaan yang sangat jelas dengan kepercayaan sebelumnya di daerah itu, sebut saja zoroaster yang penulis sampaikan atau hukum dalam kitab taurat dan alquran yang mirip dengan hukum hamurabi. pertanyaanya, siapa contek siapa? atau apakah itu menyadur saja atau memang tidak sengaja sama?. kalo kita tidak bisa membuktikan itu salah, kita pastinya tidak akan berkata itu benar. begitu pula sebaliknya.</p>
<p>argumen yang disampaikan penulis adalah argumen pribadi yang saya yakin telah melakukan bermacam kajian. yang namanya argumen pribadi atau hipotesis bukanlah sesuatu yang harus dianggap pasti/benar oleh kita, pembaca.entah itu cucokologi atau kajian ilmiah, pembaca tetap punya hak untuk menerima atau menolak. jika kita menolak dan ingin &#8220;menantang&#8221; argumen penulis, maka sampaikanlah kajian penyanggah yang berimbang pula, bukan menghujat tanpa dasar.</p>
<p>banyak dari kita yang mutlak mengatakan ajaran kita yang paling benar, yang lain salah. saya percaya, pikiran semacam ini akan memunculkan radikalisme dan kebencian.kita tidak pernah mau melihat kebusukan ajaran kita sebab kita sibuk mencari kebusukan ajaran tetangga.</p>
<p>saya tidak bisa menyimpulkan apakah saya menerima atau menolak argumen penulis. tapi saya salut dengan tulisan ini. ini membuktikan bahwa indonesia masih memiliki ruang untuk menyampaikan pemikiran pemikiran &#8220;berat&#8221; di ruang umum..</p>
<p>salam -kebebasan menyampaikan pendapat-</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3800</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 04:03:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3800</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3799&quot;&gt;Purgatory77&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Purgatory77:&lt;/b&gt; belum pernah tahu tentang Jamah Ahmadiyah? mereka mempunyai tafsir sendiri tentang Qur&#039;an yang menafsirkan bahwa proses pewahyuan tidak berhenti setelah Rasul Muhammad. Dan ini membuat banyak Muslim marah dan memperkusi mereka dimana-mana]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3799">Purgatory77</a>.</p>
<p><b>@Purgatory77:</b> belum pernah tahu tentang Jamah Ahmadiyah? mereka mempunyai tafsir sendiri tentang Qur&#8217;an yang menafsirkan bahwa proses pewahyuan tidak berhenti setelah Rasul Muhammad. Dan ini membuat banyak Muslim marah dan memperkusi mereka dimana-mana</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Purgatory77		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3799</link>

		<dc:creator><![CDATA[Purgatory77]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 03:41:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3799</guid>

					<description><![CDATA[Saya belum pernah dengar pak ada yg pake alquran buat begitu, (ngakak) . Kalo ada coba sumbernya pak. Ini menarik lho.

Kalo tanya masalah otoritas boleh menafsirkan, bebas dong pak.  Kalo salah ya dibantah pake argumen kayak bapak. Kalo menerima atau tidak ya terserah.  Kalo saya sih saya tidak menolak atau menerima juga sih]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya belum pernah dengar pak ada yg pake alquran buat begitu, (ngakak) . Kalo ada coba sumbernya pak. Ini menarik lho.</p>
<p>Kalo tanya masalah otoritas boleh menafsirkan, bebas dong pak.  Kalo salah ya dibantah pake argumen kayak bapak. Kalo menerima atau tidak ya terserah.  Kalo saya sih saya tidak menolak atau menerima juga sih</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3798</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 02:04:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3798</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3797&quot;&gt;Purgatory77&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Purgatory77:&lt;/b&gt; bukan seperti itu.

Misalkan Lia Eden mengklaim bahwa di surat Al-Baqarah ayat sekian itu mengabarkan Lia Eden adalah Nabi berikutnya, maka tentunya orang Islam akan bertanya, &quot;Memangnya siapa dia? Apa dia lebih paham Al-Qur&#039;an lebih daripada orang Islam sendiri?&quot;

Kalau mengatakan Muhammad ada di ajaran Buddha, lalu siapa di antara  ratusan juta penganut Buddha yang mengatakannya? Apakah dia memiliki otoritas menafsirkan ajaran Buddha?

Jadi bukan bertanya langsung pada penulis kitab suci tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3797">Purgatory77</a>.</p>
<p><b>@Purgatory77:</b> bukan seperti itu.</p>
<p>Misalkan Lia Eden mengklaim bahwa di surat Al-Baqarah ayat sekian itu mengabarkan Lia Eden adalah Nabi berikutnya, maka tentunya orang Islam akan bertanya, &#8220;Memangnya siapa dia? Apa dia lebih paham Al-Qur&#8217;an lebih daripada orang Islam sendiri?&#8221;</p>
<p>Kalau mengatakan Muhammad ada di ajaran Buddha, lalu siapa di antara  ratusan juta penganut Buddha yang mengatakannya? Apakah dia memiliki otoritas menafsirkan ajaran Buddha?</p>
<p>Jadi bukan bertanya langsung pada penulis kitab suci tersebut.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Purgatory77		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3797</link>

		<dc:creator><![CDATA[Purgatory77]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 01:42:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3797</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3796&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

Tentunya mereka membuat klaim semacam itu setelah melalui cocokologi bahasa, misalnya bahasa ini setelah ditranslate ke bahasa arab kok gini ya.  Makanya hal ini bisa menjadi bahan untuk mereka melakukan legistimasi. Entah benar atau tidaknya hanya penulis kitab tersebut yang tau. Mau klarifikasi pun mereka hidup ribuan tahun yang lalu]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3796">Judhianto</a>.</p>
<p>Tentunya mereka membuat klaim semacam itu setelah melalui cocokologi bahasa, misalnya bahasa ini setelah ditranslate ke bahasa arab kok gini ya.  Makanya hal ini bisa menjadi bahan untuk mereka melakukan legistimasi. Entah benar atau tidaknya hanya penulis kitab tersebut yang tau. Mau klarifikasi pun mereka hidup ribuan tahun yang lalu</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3796</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2019 03:38:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2297#comment-3796</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3795&quot;&gt;Purgatory77&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Purgatory77:&lt;/b&gt; bolehkah saya mengatas namakan anda hanya karena saya sudah berinteraksi lewat blog saya? misalkan --&gt; yang dipikirkan Purgatory77 sebenarnya &#039;ini dan itu&#039;, bukan seperti yang dikatakannya?

Tentu tidak! saya tidak bisa mengatasnamakan anda untuk mengatakan apa yang tidak pernah anda katakan.

Begitu juga kalau anda ingin tahu pendapat kitab Zoroaster, ya dengarkan pendapat dari orang Zoroaster, bukan pendapat orang yang merasa tahu isi kitab Zoroaster.
Kalau ingin tahu pendapat Krisna dan Buddha, ya dengarkan dari mereka, bukan dari pendapat orang yang merasa tahu Krisna dan Buddha.

Muhammad ada dalam kitab Zoroaster, Krisna dan Buddha? yang bilang siapa? pasti dari pendakwah Islam yang butuh klaim ini-itu untuk legitimasi posisi Nabi Muhammad.
Mirip klaim Qur&#039;an sesuai sains yang keluar bukan dari saintis beneran dan sudah melewati metodologi ilmiah.

Itu klaim kosong, semacam &#039;ngaku-ngaku sok keren&#039; yang justru memalukan Islam sendiri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ke-agama-zoroaster-kita-belajar/comment-page-2/#comment-3795">Purgatory77</a>.</p>
<p><b>@Purgatory77:</b> bolehkah saya mengatas namakan anda hanya karena saya sudah berinteraksi lewat blog saya? misalkan &#8211;> yang dipikirkan Purgatory77 sebenarnya &#8216;ini dan itu&#8217;, bukan seperti yang dikatakannya?</p>
<p>Tentu tidak! saya tidak bisa mengatasnamakan anda untuk mengatakan apa yang tidak pernah anda katakan.</p>
<p>Begitu juga kalau anda ingin tahu pendapat kitab Zoroaster, ya dengarkan pendapat dari orang Zoroaster, bukan pendapat orang yang merasa tahu isi kitab Zoroaster.<br />
Kalau ingin tahu pendapat Krisna dan Buddha, ya dengarkan dari mereka, bukan dari pendapat orang yang merasa tahu Krisna dan Buddha.</p>
<p>Muhammad ada dalam kitab Zoroaster, Krisna dan Buddha? yang bilang siapa? pasti dari pendakwah Islam yang butuh klaim ini-itu untuk legitimasi posisi Nabi Muhammad.<br />
Mirip klaim Qur&#8217;an sesuai sains yang keluar bukan dari saintis beneran dan sudah melewati metodologi ilmiah.</p>
<p>Itu klaim kosong, semacam &#8216;ngaku-ngaku sok keren&#8217; yang justru memalukan Islam sendiri.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
