<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Ramadhan, Menolak Jadi Robot	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2026 07:33:45 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3825</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2016 23:31:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3825</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3824&quot;&gt;Difa kresnawan&lt;/a&gt;.

&lt;B&gt;@Difa Kresnawan:&lt;/b&gt;  kok membingungkan?
&lt;Blockquote&gt;Terlalu banyak yg Islam KTP tp percayalah sesesatnya manusia pada akhirnya akan kembali ke jalan yang benar&lt;/blockquote&gt; pada akhirnya itu kapan? sebelum orang itu mati atau 5 tahun lagi? 
Jalan yang benar itu apa?  Tidak lagi Islam KTP lalu jadi NU, Muhammadiyah, PKS, wahabi atau teroris?

Lah kalau dalam definisi saja tak jelas, bagaimana bisa percaya?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3824">Difa kresnawan</a>.</p>
<p><b>@Difa Kresnawan:</b>  kok membingungkan?</p>
<blockquote><p>Terlalu banyak yg Islam KTP tp percayalah sesesatnya manusia pada akhirnya akan kembali ke jalan yang benar</p></blockquote>
<p> pada akhirnya itu kapan? sebelum orang itu mati atau 5 tahun lagi?<br />
Jalan yang benar itu apa?  Tidak lagi Islam KTP lalu jadi NU, Muhammadiyah, PKS, wahabi atau teroris?</p>
<p>Lah kalau dalam definisi saja tak jelas, bagaimana bisa percaya?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Difa kresnawan		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3824</link>

		<dc:creator><![CDATA[Difa kresnawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2016 22:00:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3824</guid>

					<description><![CDATA[Ya di indonesia mungkin terlalu bnyak yg Islam KTP tp peracayalah sesesatnya manusia pada akhirnya akan kembali ke jalan yg benar, dan Allah swt selalu memberi hidayah bagi kaum yg berfikir dan manusia diberikan kebebasan befikir tinggal mau atau tidaknya saja.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya di indonesia mungkin terlalu bnyak yg Islam KTP tp peracayalah sesesatnya manusia pada akhirnya akan kembali ke jalan yg benar, dan Allah swt selalu memberi hidayah bagi kaum yg berfikir dan manusia diberikan kebebasan befikir tinggal mau atau tidaknya saja.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3823</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2014 09:06:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3823</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3822&quot;&gt;ANDIK&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@@Andik:&lt;/b&gt; benar sekali. Nilai efektivitas Ramadhan akan bisa kita ketahui bila kita sudah mengukurnya.

Sementara ini belum ada yang mengukur, jadi bila ada yang anggap gagal - ya oke.

Tapi saya sendiri masih menganggap belum gagal. Bila kita pakai ukuran Indonesia, banyak ritual ramadhan baik yang bersifat ibadah maupun sosial yang berhasil membuat kita merenungi kembali hidup yang kita jalani. Jangan lupa, pesantren dadakan, haru-biru perjuangan mudik, berziarah ke makam sesepuh, berkumpulnya keluarga besar, mengunjungi sanak famili, merupakan jangkar pengikat yang membuat kita tak terlalu jauh dari akar kehidupan religius keluarga - apapun maknanya kini.

Secara alami, manusia akan selalu menyeleksi apa yang berguna dan tidak. Bila kelak Ramadhan tidak lagi bisa bawa manfaat, secara alami akan ditinggalkan kok. Saat ini masih.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3822">ANDIK</a>.</p>
<p><b>@@Andik:</b> benar sekali. Nilai efektivitas Ramadhan akan bisa kita ketahui bila kita sudah mengukurnya.</p>
<p>Sementara ini belum ada yang mengukur, jadi bila ada yang anggap gagal &#8211; ya oke.</p>
<p>Tapi saya sendiri masih menganggap belum gagal. Bila kita pakai ukuran Indonesia, banyak ritual ramadhan baik yang bersifat ibadah maupun sosial yang berhasil membuat kita merenungi kembali hidup yang kita jalani. Jangan lupa, pesantren dadakan, haru-biru perjuangan mudik, berziarah ke makam sesepuh, berkumpulnya keluarga besar, mengunjungi sanak famili, merupakan jangkar pengikat yang membuat kita tak terlalu jauh dari akar kehidupan religius keluarga &#8211; apapun maknanya kini.</p>
<p>Secara alami, manusia akan selalu menyeleksi apa yang berguna dan tidak. Bila kelak Ramadhan tidak lagi bisa bawa manfaat, secara alami akan ditinggalkan kok. Saat ini masih.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: ANDIK		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3822</link>

		<dc:creator><![CDATA[ANDIK]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2014 16:22:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3822</guid>

					<description><![CDATA[@Bro judhi:Sesuatu cara dikatakan sukses bila bisa menghasilkan nilai minimal 60-70persen dari target sasaran,jika dia hanya menghasilkan nilai kurang dari 50persen maka bisa dikatakan gagal,RAMADHON hanya mempunyai efek sesaat ya dalam bulan itu saja,diluar RAMADHON suasana kembali seperti semula,tidak ada peningkatan dalam moral maupun pengendalian diri RAMADHON memang bermanfaat bagi rakyat kecil terutama para penjual makanan musiman.Tapi bagi yang melakukan puasa sangat kecil pengaruhnya baik moral maupun spiritual.Bukankah itu bisa dikatakan gagal? Justru IDUL FITRI yang mempunyai nilai,hal ini yang sulit saya lupakan,dimana ada acara sungkeman untuk orang jawa,yang tidak pernah dijumpai dinegara manapun.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>@Bro judhi:Sesuatu cara dikatakan sukses bila bisa menghasilkan nilai minimal 60-70persen dari target sasaran,jika dia hanya menghasilkan nilai kurang dari 50persen maka bisa dikatakan gagal,RAMADHON hanya mempunyai efek sesaat ya dalam bulan itu saja,diluar RAMADHON suasana kembali seperti semula,tidak ada peningkatan dalam moral maupun pengendalian diri RAMADHON memang bermanfaat bagi rakyat kecil terutama para penjual makanan musiman.Tapi bagi yang melakukan puasa sangat kecil pengaruhnya baik moral maupun spiritual.Bukankah itu bisa dikatakan gagal? Justru IDUL FITRI yang mempunyai nilai,hal ini yang sulit saya lupakan,dimana ada acara sungkeman untuk orang jawa,yang tidak pernah dijumpai dinegara manapun.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3821</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2014 10:45:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3821</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3820&quot;&gt;ANDIK&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Andik:&lt;/b&gt; gagal? nggak lah...
Keberhasilan suatu ritual dalam masyarakat tentunya tidak hanya ditentukan oleh efek buruk yang mungkin dirasakan sebagian masyarakat. Ada bagian masyarakat lain yang memang merasakan benar-benar manfaat Ramadhan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3820">ANDIK</a>.</p>
<p><b>@Andik:</b> gagal? nggak lah&#8230;<br />
Keberhasilan suatu ritual dalam masyarakat tentunya tidak hanya ditentukan oleh efek buruk yang mungkin dirasakan sebagian masyarakat. Ada bagian masyarakat lain yang memang merasakan benar-benar manfaat Ramadhan.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: ANDIK		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3820</link>

		<dc:creator><![CDATA[ANDIK]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2014 15:46:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3820</guid>

					<description><![CDATA[RAMADHAN ADALAH RITUAL IBADAH YANG GAGAL PRODUK:Habis isya tarawih,tadarus sampai jam 10 malam,tidur sebentar,jam 03.00 bangun makan sahur sampai subuh terus ke masjid,pulang dari masjid mau tidur tanggung,nonton tv atau beres beres rumah,jam 07.00 anak anak pergi kesekolah,ayah pergi kekantor jam 10.00 pada ngantuk semua,produktifitas kerja menurun,proses belajar mengajarpun turun,otak malas berpikir karena ngantuk dan kurang energi,jam 16.00 mikirin berbuka nyiapin makanan,es,kolak dll,sebentar sebentar lihat jam,pingin segera adzan magrib.ADAKAH BANYAK MANFAAT DARI PADA SEKEDAR PENYIKSAAN FISIK?.Jika saum berarti menahan hawa nafsu atau gejolak pikiran bukankah setiap hari kita harus bisa menahan gejolak pikiran kita sedapat mungkin.Bukankah itu lebih bermanfaat MANA BUKTINYA MANFAAT RAMADHON WONG TUKANG KORUPTOR ITU GAK PERNAH BOLONG PUASANYA HEHEHE.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>RAMADHAN ADALAH RITUAL IBADAH YANG GAGAL PRODUK:Habis isya tarawih,tadarus sampai jam 10 malam,tidur sebentar,jam 03.00 bangun makan sahur sampai subuh terus ke masjid,pulang dari masjid mau tidur tanggung,nonton tv atau beres beres rumah,jam 07.00 anak anak pergi kesekolah,ayah pergi kekantor jam 10.00 pada ngantuk semua,produktifitas kerja menurun,proses belajar mengajarpun turun,otak malas berpikir karena ngantuk dan kurang energi,jam 16.00 mikirin berbuka nyiapin makanan,es,kolak dll,sebentar sebentar lihat jam,pingin segera adzan magrib.ADAKAH BANYAK MANFAAT DARI PADA SEKEDAR PENYIKSAAN FISIK?.Jika saum berarti menahan hawa nafsu atau gejolak pikiran bukankah setiap hari kita harus bisa menahan gejolak pikiran kita sedapat mungkin.Bukankah itu lebih bermanfaat MANA BUKTINYA MANFAAT RAMADHON WONG TUKANG KORUPTOR ITU GAK PERNAH BOLONG PUASANYA HEHEHE.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3819</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2012 04:10:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3819</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3818&quot;&gt;Samaranji&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Samaranji:&lt;/b&gt; setuju. Otak harus sepandai mungkin, tapi hati nurani harus tetap menjadi pengarah. 
Tentang Spooner, karena kecelakaan tersebut, sebagian badannya diganti dengan komponen bionik, tapi ia tetap manusia.

Terima kasih.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3818">Samaranji</a>.</p>
<p><b>@Samaranji:</b> setuju. Otak harus sepandai mungkin, tapi hati nurani harus tetap menjadi pengarah.<br />
Tentang Spooner, karena kecelakaan tersebut, sebagian badannya diganti dengan komponen bionik, tapi ia tetap manusia.</p>
<p>Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Samaranji		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3818</link>

		<dc:creator><![CDATA[Samaranji]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2012 04:00:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3818</guid>

					<description><![CDATA[Aku milih jadi robot yang sudah diprogram dng hati nurani aja ah... :D
Kayak Spooner (Will Smith) dalam film  &quot;I Robot&quot; itu juga robot, kan om?
Dulu juga ada film &quot;AI: Artificial Intelegence&quot; karya Stepen Spieberg juga....

Enak loh... jadi robot canggih yang udah dilengkapi software original, hati nurani ;)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku milih jadi robot yang sudah diprogram dng hati nurani aja ah&#8230; 😀<br />
Kayak Spooner (Will Smith) dalam film  &#8220;I Robot&#8221; itu juga robot, kan om?<br />
Dulu juga ada film &#8220;AI: Artificial Intelegence&#8221; karya Stepen Spieberg juga&#8230;.</p>
<p>Enak loh&#8230; jadi robot canggih yang udah dilengkapi software original, hati nurani 😉</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3817</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2012 16:44:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3817</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3816&quot;&gt;galecok&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Galecok:&lt;/b&gt; agama bertahan bukan karena ia bisa dipahami, akan tetapi karena ia memberikan pengalaman emosional pada pemeluknya. Diantaranya adalah perasaan bahwa hidup ini berharga, bertujuan dan ada sesuatu di atas yang akan membantu kesulitan kita.

Ini seperti perasaan berbangsa yang dipupuk oleh ritual yang sepertinya tak berarti, seperti hormat bendera, menyanyikan Indonesia Raya, menggunakan bahasa Indonesia. Kegiatan itu tidak bermanfaat langsung saat kita sekolah, akan tetapi pada momen yang tepat akan menggelorakan pengalaman emosional yang membuat kita sadar dengan ikatan imajiner kita dengan wilayah yang disebut Indonesia. Momen itu misalnya saat kita larut secara emosional ketika menyaksikan tim sepakbola kita berjuang merebut posisi puncak melawan tim negara lain dalam suatu event. Atau saat melihat bendera kita naik diiringi Indonesia Raya saat olimpiade. Atau saat sendiri di negara asing dalam waktu lama, bertemu dengan orang Indonesia menjadi sesuatu yang menggembirakan.

Memang ada ritual yang tak berarti secara fungsional, tetapi dengan melakukannya kita membangun suatu bangunan emosional yang memperkokoh identitas diri, membentuk makna hidup serta memberi arah menjalani hidup.

Agama itu lebih ke pengalaman daripada ke pengetahuan. 
Pengetahuan mendalam tentang agama tidak otomatis menjadikan anda paham agama. Persis seperti kita hapal berjilid-jilid teori berenang - tanpa mencoba di kolam renang, anda tidak bisa mengklaim paham berenang.

Agama berarti bila kita merelakan diri untuk menjalani, 
jika anda paham - itu bonus, 
jika ritual itu mempunyai manfaat langsung seperti zakat - itu bonus.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3816">galecok</a>.</p>
<p><b>@Galecok:</b> agama bertahan bukan karena ia bisa dipahami, akan tetapi karena ia memberikan pengalaman emosional pada pemeluknya. Diantaranya adalah perasaan bahwa hidup ini berharga, bertujuan dan ada sesuatu di atas yang akan membantu kesulitan kita.</p>
<p>Ini seperti perasaan berbangsa yang dipupuk oleh ritual yang sepertinya tak berarti, seperti hormat bendera, menyanyikan Indonesia Raya, menggunakan bahasa Indonesia. Kegiatan itu tidak bermanfaat langsung saat kita sekolah, akan tetapi pada momen yang tepat akan menggelorakan pengalaman emosional yang membuat kita sadar dengan ikatan imajiner kita dengan wilayah yang disebut Indonesia. Momen itu misalnya saat kita larut secara emosional ketika menyaksikan tim sepakbola kita berjuang merebut posisi puncak melawan tim negara lain dalam suatu event. Atau saat melihat bendera kita naik diiringi Indonesia Raya saat olimpiade. Atau saat sendiri di negara asing dalam waktu lama, bertemu dengan orang Indonesia menjadi sesuatu yang menggembirakan.</p>
<p>Memang ada ritual yang tak berarti secara fungsional, tetapi dengan melakukannya kita membangun suatu bangunan emosional yang memperkokoh identitas diri, membentuk makna hidup serta memberi arah menjalani hidup.</p>
<p>Agama itu lebih ke pengalaman daripada ke pengetahuan.<br />
Pengetahuan mendalam tentang agama tidak otomatis menjadikan anda paham agama. Persis seperti kita hapal berjilid-jilid teori berenang &#8211; tanpa mencoba di kolam renang, anda tidak bisa mengklaim paham berenang.</p>
<p>Agama berarti bila kita merelakan diri untuk menjalani,<br />
jika anda paham &#8211; itu bonus,<br />
jika ritual itu mempunyai manfaat langsung seperti zakat &#8211; itu bonus.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: galecok		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/ramadhan-tolak-jadi-robot/comment-page-1/#comment-3816</link>

		<dc:creator><![CDATA[galecok]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2012 15:54:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2331#comment-3816</guid>

					<description><![CDATA[1. Dari 5 poin rukun islam, hanya zakat yg ada manfaatnya. Sedangkan 4 lainnya hanyalah pekerjaan sia-sia. Menurut Anda? 2. Betulkah tuhan minta disembah?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Dari 5 poin rukun islam, hanya zakat yg ada manfaatnya. Sedangkan 4 lainnya hanyalah pekerjaan sia-sia. Menurut Anda? 2. Betulkah tuhan minta disembah?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
