<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Yesus. Yang Buram, Yang Berkilau	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Mar 2026 15:40:13 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3654</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 16:30:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3654</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3653&quot;&gt;Rheyn Harris&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Rheyn Harris:&lt;/b&gt; agama tertentu? silakan sebut agama apa itu.

Untuk Flat Earth Society, pelopornya adalah penulis inggris  Samuel Rowbotham (1816–1884) yang berusaha mencocok-cocokkan alkitab dengan sains.
Untuk masa yang lebih kuno, pada 13 Februari 1633 Gereja menghukum Galileo yang menyatakan bumi itu bola yang mengitari matahari, bukan datar dan pusat semesta sebagaimana tafsiran gereja.

Anti vaksin? sama. Poster gerakan anti vaksin tertua berasal dari Philadelphia tahun 1894, lalu berkembang biak di antara pemeluk kristen fundamentalis.

Anti evolusi? sama. Sumbernya asalnya ya dari orang-orang yang yakin bahwa alkitab itu sesuai sains.

Kekonyolan pemeluk Kristen ini, di jaman modern menjangkiti pula berberapa kelompok pemeluk agama adiknya (Islam).

https://en.wikipedia.org/wiki/Modern_flat_Earth_societies 
https://tirto.id/bagaimana-gerakan-anti-vaksin-mendunia-cqJn]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3653">Rheyn Harris</a>.</p>
<p><b>@Rheyn Harris:</b> agama tertentu? silakan sebut agama apa itu.</p>
<p>Untuk Flat Earth Society, pelopornya adalah penulis inggris  Samuel Rowbotham (1816–1884) yang berusaha mencocok-cocokkan alkitab dengan sains.<br />
Untuk masa yang lebih kuno, pada 13 Februari 1633 Gereja menghukum Galileo yang menyatakan bumi itu bola yang mengitari matahari, bukan datar dan pusat semesta sebagaimana tafsiran gereja.</p>
<p>Anti vaksin? sama. Poster gerakan anti vaksin tertua berasal dari Philadelphia tahun 1894, lalu berkembang biak di antara pemeluk kristen fundamentalis.</p>
<p>Anti evolusi? sama. Sumbernya asalnya ya dari orang-orang yang yakin bahwa alkitab itu sesuai sains.</p>
<p>Kekonyolan pemeluk Kristen ini, di jaman modern menjangkiti pula berberapa kelompok pemeluk agama adiknya (Islam).</p>
<p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Modern_flat_Earth_societies" rel="nofollow ugc">https://en.wikipedia.org/wiki/Modern_flat_Earth_societies</a><br />
<a href="https://tirto.id/bagaimana-gerakan-anti-vaksin-mendunia-cqJn" rel="nofollow ugc">https://tirto.id/bagaimana-gerakan-anti-vaksin-mendunia-cqJn</a></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Rheyn Harris		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3653</link>

		<dc:creator><![CDATA[Rheyn Harris]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 15:10:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3653</guid>

					<description><![CDATA[Perkumpulan bumi datar, anti vaksin, anti evolusi dan anti demokrasi sy kira dilakukan oleh kelompok agama tertentu, jangan digeneralisir.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perkumpulan bumi datar, anti vaksin, anti evolusi dan anti demokrasi sy kira dilakukan oleh kelompok agama tertentu, jangan digeneralisir.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3652</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 03:09:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3652</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3651&quot;&gt;Reynold hermawan&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold Hermawan: &lt;/b&gt; saya tertarik pada satu kalimat anda:

&lt;blockquote&gt;Darimana manusia mengenal kejujuran jawabnya dari budaya dan agama.&lt;/blockquote&gt;

Saya pikir ini semacam klaim egois kaum religius. Agama itu bagian dari budaya, bukan sesuatu yang berdiri sendiri, semua peradaban manusia mengembangkan budayanya masing-masing.

Dalam perjalanan waktu, nilai-nilai positif akan berdampak positif terhadap peradaban itu sendiri, sedangkan nilai-nilai negatif akan merugikan mereka. Hanya peradaban yang mampu mengumpulkan nilai-nilai positif yang akan bertahan dalam persaingan antar peradaban.

Kemampuan bekerjasama yang dibentuk oleh nilai kepercayaan pada sesama, kejujuran, dan tujuan bersama sangat vital untuk menentukan kelangsungan sebuah peradaban. Agama itu cuma alat pemikat (dengan segala ceritanya tentang surga dan Tuhan yang tak bisa dibuktikan) agar nilai-nilai positif itu diterima.

Bangsa-bangsa kuno mungkin butuh iming-iming dan ancaman agama untuk memperkokoh nilai-nilai tersebut, namun agama itu cuma alat bantu. Bangsa tanpa kemampuan bekerjasama akan kalah ditelan persaingan dengan tetangganya, sedangkan bangsa kehilangan agama tidak akan mengalami masalah, manakala mampu mengembangkan alat bantu lain seperti institusi negara, kepastian hukum dan pendidikan untuk memastikan nilai-nilai positif itu terpelihara.

Jadi Agama sumber kejujuran? ah itu klaim sepihak seperti klaim omong kosong semacam &quot;Allah menciptakan segalanya&quot;.

Di bagian akhir anda juga menyimpulkan:

&lt;blockquote&gt;Pemisahan urusan agama dan megara memang harus dilakukan tapi tidak berarti agama adalah racun bagi kemajuan.&lt;/blockquote&gt;

Saya setuju, kalau agama harus dipisahkan dari negara, fakta menunjukkan tidak ada negara yang diatur oleh agama yang menjadi negara maju.

Tapi kalau kita melihat bahwa salah satu penggerak kemajuan peradaban manusia adalah perkembangan sains yang luar biasa, maka gerakan anti sains yang dipelopori oleh kaum agamawan seperti perkumpulan bumi datar, anti vaksin, anti evolusi, anti demokrasi -  merupakan upaya langsung untuk melawan penggerak kemajuan peradaban kita. Itu pertunjukan sikap yang jelas bahwa agama mempelopori gerakan melawan sains, mesin penggerak kemajuan kita.

Agama racun kemajuan itu bukan ide antah berantah, namun kesimpulan dari apa yang ditunjukkan umat beragama itu sendiri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3651">Reynold hermawan</a>.</p>
<p><b>@Reynold Hermawan: </b> saya tertarik pada satu kalimat anda:</p>
<blockquote><p>Darimana manusia mengenal kejujuran jawabnya dari budaya dan agama.</p></blockquote>
<p>Saya pikir ini semacam klaim egois kaum religius. Agama itu bagian dari budaya, bukan sesuatu yang berdiri sendiri, semua peradaban manusia mengembangkan budayanya masing-masing.</p>
<p>Dalam perjalanan waktu, nilai-nilai positif akan berdampak positif terhadap peradaban itu sendiri, sedangkan nilai-nilai negatif akan merugikan mereka. Hanya peradaban yang mampu mengumpulkan nilai-nilai positif yang akan bertahan dalam persaingan antar peradaban.</p>
<p>Kemampuan bekerjasama yang dibentuk oleh nilai kepercayaan pada sesama, kejujuran, dan tujuan bersama sangat vital untuk menentukan kelangsungan sebuah peradaban. Agama itu cuma alat pemikat (dengan segala ceritanya tentang surga dan Tuhan yang tak bisa dibuktikan) agar nilai-nilai positif itu diterima.</p>
<p>Bangsa-bangsa kuno mungkin butuh iming-iming dan ancaman agama untuk memperkokoh nilai-nilai tersebut, namun agama itu cuma alat bantu. Bangsa tanpa kemampuan bekerjasama akan kalah ditelan persaingan dengan tetangganya, sedangkan bangsa kehilangan agama tidak akan mengalami masalah, manakala mampu mengembangkan alat bantu lain seperti institusi negara, kepastian hukum dan pendidikan untuk memastikan nilai-nilai positif itu terpelihara.</p>
<p>Jadi Agama sumber kejujuran? ah itu klaim sepihak seperti klaim omong kosong semacam &#8220;Allah menciptakan segalanya&#8221;.</p>
<p>Di bagian akhir anda juga menyimpulkan:</p>
<blockquote><p>Pemisahan urusan agama dan megara memang harus dilakukan tapi tidak berarti agama adalah racun bagi kemajuan.</p></blockquote>
<p>Saya setuju, kalau agama harus dipisahkan dari negara, fakta menunjukkan tidak ada negara yang diatur oleh agama yang menjadi negara maju.</p>
<p>Tapi kalau kita melihat bahwa salah satu penggerak kemajuan peradaban manusia adalah perkembangan sains yang luar biasa, maka gerakan anti sains yang dipelopori oleh kaum agamawan seperti perkumpulan bumi datar, anti vaksin, anti evolusi, anti demokrasi &#8211;  merupakan upaya langsung untuk melawan penggerak kemajuan peradaban kita. Itu pertunjukan sikap yang jelas bahwa agama mempelopori gerakan melawan sains, mesin penggerak kemajuan kita.</p>
<p>Agama racun kemajuan itu bukan ide antah berantah, namun kesimpulan dari apa yang ditunjukkan umat beragama itu sendiri.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold hermawan		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3651</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold hermawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2019 12:01:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3651</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3650&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

Eropa menjadi lebih beradab sehingga kalimat “kasihi musuhmu” menjadi nyata justru saat mereka meninggalkan kekristenan dalam mengatur negara seperti yang terjadi saat ini.

Pernyataan ini terlalu digeneralisir, bahwasanya di Eropa bahkan disemua negara maju di belahan dunia dunia lainnya terjadi pemisahan antara urusan &quot;agama&quot;, &quot;negara&quot; dan &quot;privacy&quot; iya betul. Tapi itu lebih kepada pengaruh kesadaran berdemokrasi dan HAM (termasuk didalamya kebebasan beragama dan menyampaikan pendapat). Apakah di Eropa semua orang menjadi ateis ?

Kalau kita melihat indeks kemakmuran (pendapatan perkapita) dan kebahagian (salah satunya rasa aman) maka itu didominasi oleh negara-negara Scandinavia. Menurut Prof Komar Hidayat, salah satu contohnya Denmark, ternyata aspek kejujuran lah yang membuat bangsa ini maju. Darimana manusia mengenal kejujuran jawabnya dari budaya dan agama.

Tapi ternyata bukan cuma itu keyakinan turut berpengaruh terhadap keyakinan. Saya kasih salah satu link yang mengupas itentang itu :

http://strategimanajemen.net/2017/01/09/korelasi-agama-dengan-kemakmuran-bangsa-dan-individu-part-1/

Bahkan di Indonesia, meskipun saya lupa tahunnya, kesimpulan penelitian tersebut menyebut agama tertentu bila diprosentasekan, agama tersebut penganutnya cenderung lebih banyak yang makmur. Bila agama dilihat dari kacamata budaya, dapat dibuat alurnya bahwa ajaran agama akan membentuk karakter dan cara berfikir sesorang. Karakter dan cara berfikir pada akhirnya akan membentuk seseorang/kelompok atau negara menjadi lebih makmur atau tidak, lebih bahagia atau tidak.

Jadi kesimpulannya : Pemisahan urusan agama dan megara memang harus dilakukan tapi tidak berarti agama adalah racun bagi kemajuan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3650">Judhianto</a>.</p>
<p>Eropa menjadi lebih beradab sehingga kalimat “kasihi musuhmu” menjadi nyata justru saat mereka meninggalkan kekristenan dalam mengatur negara seperti yang terjadi saat ini.</p>
<p>Pernyataan ini terlalu digeneralisir, bahwasanya di Eropa bahkan disemua negara maju di belahan dunia dunia lainnya terjadi pemisahan antara urusan &#8220;agama&#8221;, &#8220;negara&#8221; dan &#8220;privacy&#8221; iya betul. Tapi itu lebih kepada pengaruh kesadaran berdemokrasi dan HAM (termasuk didalamya kebebasan beragama dan menyampaikan pendapat). Apakah di Eropa semua orang menjadi ateis ?</p>
<p>Kalau kita melihat indeks kemakmuran (pendapatan perkapita) dan kebahagian (salah satunya rasa aman) maka itu didominasi oleh negara-negara Scandinavia. Menurut Prof Komar Hidayat, salah satu contohnya Denmark, ternyata aspek kejujuran lah yang membuat bangsa ini maju. Darimana manusia mengenal kejujuran jawabnya dari budaya dan agama.</p>
<p>Tapi ternyata bukan cuma itu keyakinan turut berpengaruh terhadap keyakinan. Saya kasih salah satu link yang mengupas itentang itu :</p>
<p><a href="http://strategimanajemen.net/2017/01/09/korelasi-agama-dengan-kemakmuran-bangsa-dan-individu-part-1/" rel="nofollow ugc">http://strategimanajemen.net/2017/01/09/korelasi-agama-dengan-kemakmuran-bangsa-dan-individu-part-1/</a></p>
<p>Bahkan di Indonesia, meskipun saya lupa tahunnya, kesimpulan penelitian tersebut menyebut agama tertentu bila diprosentasekan, agama tersebut penganutnya cenderung lebih banyak yang makmur. Bila agama dilihat dari kacamata budaya, dapat dibuat alurnya bahwa ajaran agama akan membentuk karakter dan cara berfikir sesorang. Karakter dan cara berfikir pada akhirnya akan membentuk seseorang/kelompok atau negara menjadi lebih makmur atau tidak, lebih bahagia atau tidak.</p>
<p>Jadi kesimpulannya : Pemisahan urusan agama dan megara memang harus dilakukan tapi tidak berarti agama adalah racun bagi kemajuan.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3650</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2019 05:07:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3650</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3649&quot;&gt;ySon ofK&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@ySon ofK:&lt;/b&gt; harapan yang bagus, namun ironisnya saat abad pertengahan saat peradaban Eropa sedang dalam kegandrungan yang tinggi memeluk kekristenan, mereka sangat sibuk berperang memerangi Islam (perang salib), memerangi yang dianggap kafir (inkuisisi Spanyol, perang Katolik-Protestan), memerangi sains (hukuman mati untuk heliosentris).

Eropa menjadi lebih beradab sehingga kalimat &quot;kasihi musuhmu&quot; menjadi nyata justru saat mereka meninggalkan kekristenan dalam mengatur negara seperti yang terjadi saat ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3649">ySon ofK</a>.</p>
<p><b>@ySon ofK:</b> harapan yang bagus, namun ironisnya saat abad pertengahan saat peradaban Eropa sedang dalam kegandrungan yang tinggi memeluk kekristenan, mereka sangat sibuk berperang memerangi Islam (perang salib), memerangi yang dianggap kafir (inkuisisi Spanyol, perang Katolik-Protestan), memerangi sains (hukuman mati untuk heliosentris).</p>
<p>Eropa menjadi lebih beradab sehingga kalimat &#8220;kasihi musuhmu&#8221; menjadi nyata justru saat mereka meninggalkan kekristenan dalam mengatur negara seperti yang terjadi saat ini.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: ySon ofK		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3649</link>

		<dc:creator><![CDATA[ySon ofK]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2019 17:22:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3649</guid>

					<description><![CDATA[Bayangkan saja seandainya semua orang di dunia ini mengamalkan apa yg diajarkan Yesus, &quot;Kasihi musuh mu&quot;.
Satu kalimat pendek yg dapat merubah dunia menjadi lebih baik;
- Tidak ada perang, pembunuhan karna semua orang saling mengasihi
- Tidak ada orang yg sakit, celaka, kelaparan dibiarkan di jalanan
- Tidak ada rebut-merebut kekuasaan, harta, wanita, suami orang, istri orang
- Tidak ada kebohongan, iri hati, hujat menghujat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bayangkan saja seandainya semua orang di dunia ini mengamalkan apa yg diajarkan Yesus, &#8220;Kasihi musuh mu&#8221;.<br />
Satu kalimat pendek yg dapat merubah dunia menjadi lebih baik;<br />
&#8211; Tidak ada perang, pembunuhan karna semua orang saling mengasihi<br />
&#8211; Tidak ada orang yg sakit, celaka, kelaparan dibiarkan di jalanan<br />
&#8211; Tidak ada rebut-merebut kekuasaan, harta, wanita, suami orang, istri orang<br />
&#8211; Tidak ada kebohongan, iri hati, hujat menghujat.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3648</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jan 2019 18:10:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3648</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3647&quot;&gt;Purgatory77&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Purgatory77:&lt;/b&gt; benar. Satunya sejarah yang konon diilhamkan dari Tuhan melalui kitab suci, yang lainnya yang disusun oleh peneliti sejarah yang menyusuri berbagi sumber.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3647">Purgatory77</a>.</p>
<p><b>@Purgatory77:</b> benar. Satunya sejarah yang konon diilhamkan dari Tuhan melalui kitab suci, yang lainnya yang disusun oleh peneliti sejarah yang menyusuri berbagi sumber.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Purgatory77		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3647</link>

		<dc:creator><![CDATA[Purgatory77]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jan 2019 10:46:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3647</guid>

					<description><![CDATA[Sejarah juga ada versinya pak, wong PKI aja ada versi resmi pemerintah dan versi serajawan ini dan sejarawan itu]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah juga ada versinya pak, wong PKI aja ada versi resmi pemerintah dan versi serajawan ini dan sejarawan itu</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3646</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2018 05:02:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3646</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3645&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

Sama sama Pak Judhianto :-)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3645">Judhianto</a>.</p>
<p>Sama sama Pak Judhianto 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3645</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2018 01:01:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2242#comment-3645</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3643&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold:&lt;/b&gt; oke, terima kasih link-nya. Bisa menjadi pembanding bagi pembaca yang lain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/agama/yesus-yang-buram-yang-berkilau/comment-page-1/#comment-3643">Reynold</a>.</p>
<p><b>@Reynold:</b> oke, terima kasih link-nya. Bisa menjadi pembanding bagi pembaca yang lain.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
