<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Manusia: Tikus Labirin Atau Dewa Semesta?	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Mar 2026 23:51:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: andik		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3958</link>

		<dc:creator><![CDATA[andik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2014 00:08:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3958</guid>

					<description><![CDATA[Di alam semesta ini semua serba berpasangan.Ada siang ada malam.Ada pria ada wanita.Ada budak ada tuan.Ada hamba ada Tuhan.Karena fitrah manusia selalu mencari Tuhanya dan tak mungkin ketemu.Karena Tuhan tak terjangkau akal panca indra.Karena sang ilmuwan mencari Tuhan dan tak pernah ketemu maka Dia berkata,janganlah engkau mencari Tuhan.Jadikan aku tuanmu dan juga Tuhanmu.Karena aku adalah Tuhanmu maka turutilah semua perintahku,tak perduli walaupun kamu akan menjadi bodoh karenanya.Dan memang itu tujuanku agar kamu menjadi bodoh.Agar aku tetap menjadi tuanmu selamanya.Karena akulah SANG TUHAN ITU. SUNGGU EGOISME YANG SANGAT TINGGI.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di alam semesta ini semua serba berpasangan.Ada siang ada malam.Ada pria ada wanita.Ada budak ada tuan.Ada hamba ada Tuhan.Karena fitrah manusia selalu mencari Tuhanya dan tak mungkin ketemu.Karena Tuhan tak terjangkau akal panca indra.Karena sang ilmuwan mencari Tuhan dan tak pernah ketemu maka Dia berkata,janganlah engkau mencari Tuhan.Jadikan aku tuanmu dan juga Tuhanmu.Karena aku adalah Tuhanmu maka turutilah semua perintahku,tak perduli walaupun kamu akan menjadi bodoh karenanya.Dan memang itu tujuanku agar kamu menjadi bodoh.Agar aku tetap menjadi tuanmu selamanya.Karena akulah SANG TUHAN ITU. SUNGGU EGOISME YANG SANGAT TINGGI.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Gembala Sidang		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3957</link>

		<dc:creator><![CDATA[Gembala Sidang]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2013 03:58:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3957</guid>

					<description><![CDATA[hanya sebuah persepsi....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hanya sebuah persepsi&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: joseph		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3956</link>

		<dc:creator><![CDATA[joseph]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2013 14:49:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3956</guid>

					<description><![CDATA[Mas Judhi, tadi aku ketemu sang Ilmuwan, katanya kirim salam buat mas judhi.  trus Buku Abdhidhamma jangan lupa di explore yah.
katanya setelah explore Abdhidhamma, tulisan mas judhi akan menjadi semakin Hot dan semakin berbobot.. Cia You!

(note : 加油 ！Cia You = Tambah minyak ! artinya &quot;tambah bahan bakar&quot; biar bisa ngebuuut !!)
Salam Sukkses..!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Judhi, tadi aku ketemu sang Ilmuwan, katanya kirim salam buat mas judhi.  trus Buku Abdhidhamma jangan lupa di explore yah.<br />
katanya setelah explore Abdhidhamma, tulisan mas judhi akan menjadi semakin Hot dan semakin berbobot.. Cia You!</p>
<p>(note : 加油 ！Cia You = Tambah minyak ! artinya &#8220;tambah bahan bakar&#8221; biar bisa ngebuuut !!)<br />
Salam Sukkses..!</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3955</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2013 02:10:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3955</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3954&quot;&gt;joseph&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Joseph:&lt;/b&gt; eits... jangan salah... dewa tidak sama dengan bidak catur! rombak total aja aturannya 
Sang ilmuwan? itu partner saya (bila ia ada) :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3954">joseph</a>.</p>
<p><b>@Joseph:</b> eits&#8230; jangan salah&#8230; dewa tidak sama dengan bidak catur! rombak total aja aturannya<br />
Sang ilmuwan? itu partner saya (bila ia ada) 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: joseph		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3954</link>

		<dc:creator><![CDATA[joseph]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2013 11:53:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3954</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3953&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

@Judhianto : Jika masih didalam papan catur, maka peraturan papan catur lah yang berlaku.
tidak ada posisi dewa disana, pak .. :-( 
 jadi mohon maaf, bapak tidak bisa jadi dewa disana..atau bapak akan di cap sebagai murtad, musyrik .. haha..

saya keluar dari papan catur, jadi saya bisa duduk setara dengan sang ilmuwan dan lawannya.. dengan demikian saya bebas memilih untuk tetap menonton papan catur atau meninggalkan mereka berdua yang tetap berkutet dengan dunianya.. 
lalu saya buka website www.nontondunia.net sajalah... yang sepertinya lebih asyikk untuk ditonton..

kalo saya capek.. yah duduk diam saja.. tetap menyaksikan betapa indahnya alam semesta ini sambil senyum senyum sendiri.. dengan begini akan membuat saya lebih berbahagia.. hahaha..
itulah pilihan bebas sejati !]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3953">Judhianto</a>.</p>
<p>@Judhianto : Jika masih didalam papan catur, maka peraturan papan catur lah yang berlaku.<br />
tidak ada posisi dewa disana, pak .. 🙁<br />
 jadi mohon maaf, bapak tidak bisa jadi dewa disana..atau bapak akan di cap sebagai murtad, musyrik .. haha..</p>
<p>saya keluar dari papan catur, jadi saya bisa duduk setara dengan sang ilmuwan dan lawannya.. dengan demikian saya bebas memilih untuk tetap menonton papan catur atau meninggalkan mereka berdua yang tetap berkutet dengan dunianya..<br />
lalu saya buka website <a href="http://www.nontondunia.net" rel="nofollow ugc">http://www.nontondunia.net</a> sajalah&#8230; yang sepertinya lebih asyikk untuk ditonton..</p>
<p>kalo saya capek.. yah duduk diam saja.. tetap menyaksikan betapa indahnya alam semesta ini sambil senyum senyum sendiri.. dengan begini akan membuat saya lebih berbahagia.. hahaha..<br />
itulah pilihan bebas sejati !</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3953</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2013 05:01:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3953</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3952&quot;&gt;Joseph&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Joseph:&lt;/b&gt; keluar dari papan catur? haha.. pilihan bijak.., walau saya lebih memilih menjadi dewa di papan catur itu - toh sudah terlanjur masuk papan catur. ;)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3952">Joseph</a>.</p>
<p><b>@Joseph:</b> keluar dari papan catur? haha.. pilihan bijak.., walau saya lebih memilih menjadi dewa di papan catur itu &#8211; toh sudah terlanjur masuk papan catur. 😉</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Joseph		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3952</link>

		<dc:creator><![CDATA[Joseph]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2013 20:05:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3952</guid>

					<description><![CDATA[Dua puluh tahun yang lalu, saya pernah berpikir hal yang senada dengan pikiran bapak.
saya berpikir Tuhan sedang bermain catur VS Iblis/Setan. sedangkan manusia adalah bidak diatas papan catur. Tuhan menang kita jadi anak Tuhan (Baik/alim/sholeh dll dsb dst), kalo iblis menang maka kita jadi anak iblis (jahat/nakal/brengsek dll dsb dst). 
manusia sesungguhnya tidak mampu menentukan pilihannya sendiri (tulisan diatas mengatakan, pilihan bebas adalah ilusi) Saat itu saya setuju dengan pernyataan ini.

Ehm.. namun sekarang sudah berbeda.. pikiran tersebut sudah hilang..pilihan bebas bukan lagi ilusi.
lho koq bisa ..???
 jawabannya sederhana saja...
 karena saya sudah keluar dan lompat dari papan catur nya.. hahaha..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua puluh tahun yang lalu, saya pernah berpikir hal yang senada dengan pikiran bapak.<br />
saya berpikir Tuhan sedang bermain catur VS Iblis/Setan. sedangkan manusia adalah bidak diatas papan catur. Tuhan menang kita jadi anak Tuhan (Baik/alim/sholeh dll dsb dst), kalo iblis menang maka kita jadi anak iblis (jahat/nakal/brengsek dll dsb dst).<br />
manusia sesungguhnya tidak mampu menentukan pilihannya sendiri (tulisan diatas mengatakan, pilihan bebas adalah ilusi) Saat itu saya setuju dengan pernyataan ini.</p>
<p>Ehm.. namun sekarang sudah berbeda.. pikiran tersebut sudah hilang..pilihan bebas bukan lagi ilusi.<br />
lho koq bisa ..???<br />
 jawabannya sederhana saja&#8230;<br />
 karena saya sudah keluar dan lompat dari papan catur nya.. hahaha..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3951</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2013 18:59:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3951</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3950&quot;&gt;Aninditya W. Pratama&lt;/a&gt;.

Nasib kita didunia ini adalah hasil campuran dari usaha kita mengontrol apa yang bisa kita kontrol dan dari segala sesuatu diluar kontrol kita. 

Pada masa lalu, kesehatan, rejeki, keamanan adalah sesuatu yang diluar kontrol kita dan tak teramalkan. 

Saat ini dengan teknologi dan pendidikan, semakin banyak wilayah yang bisa kita kontrol. 

Akan tetapi sesuatu yang diluar kontrol akan tetap ada sampai kapanpun, walaupun menjadi semakin sedikit. Disanalah Tuhan masih tinggal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3950">Aninditya W. Pratama</a>.</p>
<p>Nasib kita didunia ini adalah hasil campuran dari usaha kita mengontrol apa yang bisa kita kontrol dan dari segala sesuatu diluar kontrol kita. </p>
<p>Pada masa lalu, kesehatan, rejeki, keamanan adalah sesuatu yang diluar kontrol kita dan tak teramalkan. </p>
<p>Saat ini dengan teknologi dan pendidikan, semakin banyak wilayah yang bisa kita kontrol. </p>
<p>Akan tetapi sesuatu yang diluar kontrol akan tetap ada sampai kapanpun, walaupun menjadi semakin sedikit. Disanalah Tuhan masih tinggal.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Aninditya W. Pratama		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3950</link>

		<dc:creator><![CDATA[Aninditya W. Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2013 18:49:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3950</guid>

					<description><![CDATA[Jodoh dan rejeki, kita yang memutuskan, bukan tuhan. Susah dan senang juga kita yang merencanakan bukan tuhan. Kita tidak bisa meminta kepada tuhan, naif kalau semua dibebankan tuhan. Coba aja minta sesuatu yang kita inginkan pada tuhan ada yang pernah diberi! Kalau kita percaya adanya tuhan, sukuri dengan apa yang diberikan, pikiran tuk berpikir, kaki dan tangan tuk melaksanakan. Sip artikelnya mas.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jodoh dan rejeki, kita yang memutuskan, bukan tuhan. Susah dan senang juga kita yang merencanakan bukan tuhan. Kita tidak bisa meminta kepada tuhan, naif kalau semua dibebankan tuhan. Coba aja minta sesuatu yang kita inginkan pada tuhan ada yang pernah diberi! Kalau kita percaya adanya tuhan, sukuri dengan apa yang diberikan, pikiran tuk berpikir, kaki dan tangan tuk melaksanakan. Sip artikelnya mas.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3949</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2012 12:34:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=2746#comment-3949</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3948&quot;&gt;Nurul&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Nurul:&lt;/b&gt; kalau anda yakin bahwa pilihan anda bisa membawa kebahagiaan bagi anda, ya pegang erat pilihan itu.
Hidup anda adalah pilihan anda. Yang bahagia atau sedih adalah anda sendiri. Jadikan kelak anda bisa bangga dengan pilihan anda dan tidak menyesalinya.

Jadi, sebagus apapun - serasional apapun pandangan orang lain, tak berguna kalau tak bisa membuat anda bahagia menjalani hidup ini.

Terima kasih.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/manusia-tikus-labirin-atau-dewa-semesta/comment-page-1/#comment-3948">Nurul</a>.</p>
<p><b>@Nurul:</b> kalau anda yakin bahwa pilihan anda bisa membawa kebahagiaan bagi anda, ya pegang erat pilihan itu.<br />
Hidup anda adalah pilihan anda. Yang bahagia atau sedih adalah anda sendiri. Jadikan kelak anda bisa bangga dengan pilihan anda dan tidak menyesalinya.</p>
<p>Jadi, sebagus apapun &#8211; serasional apapun pandangan orang lain, tak berguna kalau tak bisa membuat anda bahagia menjalani hidup ini.</p>
<p>Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
