<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Nurani, Kitab Suci Kita	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 00:05:45 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2913</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 15:41:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2913</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2912&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold:&lt;/b&gt; ok jadi yang kanibal masih ada.

Jika yang kanibal itu tetangga anda, apakah anda akan membiarkan? tentu tidak bukan, karena nurani anda tidak membenarkan kanibalisme.

Anda dan tetangga anda pasti mengalami konflik karena perbedaan pandangan mengenai kanibalisme. Yang mana yang menang? tergantung kekuatan dan dukungan yang anda miliki. Kalau anda tinggal di kampung para kanibal, tentu anda kalah - bahkan mungkin anda bakal disantap mereka, tapi sebaliknya jika orang sekampung anti kanibal, tentu si kanibal kalah, bisa jadi dia dihukum mati. Itu fakta sederhana tentang seleksi nilai mana yang akan menang.

Namun saya percaya, secara kolektif, manusia mampu memilih yang mana perlu dilestarikan, dan mana yang harus ditinggalkan. Di jaman pra modern, mungkin kanibalisme lebih banyak ada, namun dengan perjalanan waktu, mereka semakin tersisihkan dan hanya ada pada suku-suku terpencil saja.

Jadi, turuti nuranimu, bukan nurani orang lain. Kalau berbenturan dengan yang lain, itu saatnya menilai ulang. apakah perlu perubahan atau tidak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2912">Reynold</a>.</p>
<p><b>@Reynold:</b> ok jadi yang kanibal masih ada.</p>
<p>Jika yang kanibal itu tetangga anda, apakah anda akan membiarkan? tentu tidak bukan, karena nurani anda tidak membenarkan kanibalisme.</p>
<p>Anda dan tetangga anda pasti mengalami konflik karena perbedaan pandangan mengenai kanibalisme. Yang mana yang menang? tergantung kekuatan dan dukungan yang anda miliki. Kalau anda tinggal di kampung para kanibal, tentu anda kalah &#8211; bahkan mungkin anda bakal disantap mereka, tapi sebaliknya jika orang sekampung anti kanibal, tentu si kanibal kalah, bisa jadi dia dihukum mati. Itu fakta sederhana tentang seleksi nilai mana yang akan menang.</p>
<p>Namun saya percaya, secara kolektif, manusia mampu memilih yang mana perlu dilestarikan, dan mana yang harus ditinggalkan. Di jaman pra modern, mungkin kanibalisme lebih banyak ada, namun dengan perjalanan waktu, mereka semakin tersisihkan dan hanya ada pada suku-suku terpencil saja.</p>
<p>Jadi, turuti nuranimu, bukan nurani orang lain. Kalau berbenturan dengan yang lain, itu saatnya menilai ulang. apakah perlu perubahan atau tidak.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2912</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 15:16:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2912</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2909&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

Saya cuma menanggapi soal suku kanibali...ga usah jauh jauh di pedalaman Papua sana masih ada :

https://intisari.grid.id/read/031961286/foto-ini-dia-potret-suku-korowai-suku-kanibal-terakhir-di-dunia-masih-menjaga-alam-papua-dengan-baik?page=all

Di belahan dunia lain masih ada begitu banyak suku-suku yang jelas-jelas mempraktekkan pemenggalan kepala manusia (dan mungkin) sekaligus kanibal. Di Indonesia juga banyak.

Point anda sola demokrasi saya setuju]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2909">Judhianto</a>.</p>
<p>Saya cuma menanggapi soal suku kanibali&#8230;ga usah jauh jauh di pedalaman Papua sana masih ada :</p>
<p><a href="https://intisari.grid.id/read/031961286/foto-ini-dia-potret-suku-korowai-suku-kanibal-terakhir-di-dunia-masih-menjaga-alam-papua-dengan-baik?page=all" rel="nofollow ugc">https://intisari.grid.id/read/031961286/foto-ini-dia-potret-suku-korowai-suku-kanibal-terakhir-di-dunia-masih-menjaga-alam-papua-dengan-baik?page=all</a></p>
<p>Di belahan dunia lain masih ada begitu banyak suku-suku yang jelas-jelas mempraktekkan pemenggalan kepala manusia (dan mungkin) sekaligus kanibal. Di Indonesia juga banyak.</p>
<p>Point anda sola demokrasi saya setuju</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2911</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 12:42:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2911</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2910&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold:&lt;/b&gt; budaya kanibal apakah masih ada? nggak kan? itulah hasil interaksi antara manusia dengan segala macam nuraninya. Yang buruk atau merugikan akan terseleksi dengan berjalannya waktu.

Demokrasi itu tidak selalu menghasilkan hal yang bagus. Akan tetapi demokrasi menyediakan mekanisme feedback dan gelanggang pertarungan ide tanpa menggunakan kekerasan. Dalam demokrasi, ide yang buruk bisa menang, tapi tidak akan dapat dipertahankan selamanya selama kebebasan berpendapat dijaga.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2910">Reynold</a>.</p>
<p><b>@Reynold:</b> budaya kanibal apakah masih ada? nggak kan? itulah hasil interaksi antara manusia dengan segala macam nuraninya. Yang buruk atau merugikan akan terseleksi dengan berjalannya waktu.</p>
<p>Demokrasi itu tidak selalu menghasilkan hal yang bagus. Akan tetapi demokrasi menyediakan mekanisme feedback dan gelanggang pertarungan ide tanpa menggunakan kekerasan. Dalam demokrasi, ide yang buruk bisa menang, tapi tidak akan dapat dipertahankan selamanya selama kebebasan berpendapat dijaga.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2910</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 12:20:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2910</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2909&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

Maaf melenceng dari point yang anda sampaikan sendiri dan point yang saya tanggapi. Anda kan mengatakan dikembalikan ke nurani tiap orang, ini bahaya luar biasa. Bagaimana upaya pendekatan ke suku suku primitif untuk menghilangkan budaya kanibal itu salah satu contohnya.

Uraian selanjutnya saya tidak tanggapi, dinamis yaa itulah &quot;kesepkatan&quot; ternatung perkembangan zaman walau tidak bisa memuaskan semua orang. Demokrasi ? Demokrasi adalah sistem yang dianggap paling sempurna karena mengakomodasi semua kepentingan tapi juga sekaligus Tak ada demokrasi yang sempurna sampai kapanpun...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2909">Judhianto</a>.</p>
<p>Maaf melenceng dari point yang anda sampaikan sendiri dan point yang saya tanggapi. Anda kan mengatakan dikembalikan ke nurani tiap orang, ini bahaya luar biasa. Bagaimana upaya pendekatan ke suku suku primitif untuk menghilangkan budaya kanibal itu salah satu contohnya.</p>
<p>Uraian selanjutnya saya tidak tanggapi, dinamis yaa itulah &#8220;kesepkatan&#8221; ternatung perkembangan zaman walau tidak bisa memuaskan semua orang. Demokrasi ? Demokrasi adalah sistem yang dianggap paling sempurna karena mengakomodasi semua kepentingan tapi juga sekaligus Tak ada demokrasi yang sempurna sampai kapanpun&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2909</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 09:05:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2909</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2908&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold: &lt;/b&gt; benar, nurani itu pilihan tiap pribadi, dan bisa berbeda untuk tiap orang.

Bukankah akan konflik? benar, dan itu yang terjadi di alam demokrasi. Manusia dipaksa mencari kesepakatan antara kepentingan-kepentingan yang berbeda dengan memberikan batas-batas mereka sendiri dalam bentuk hukum atau norma bersama. Hukum dan norma akan dinamis, karena mengikuti perubahan manusia. Praktek-2 yang membahayakan kemanusiaan, tidak akan bertahan lama, karena dengan interaksi dan pertukaran antar budaya, manusia secara alami mengeliminir praktek2 tersebut.

Anda ingin standar baku? pakai agama, dan anda bisa melihat contohnya di abad pertengahan, dimana ada inkuisisi yang mengadili tiap orang berdasarkan standar agama. Hukum dan norma menjadi statis, tidak mengikuti perubahan manusia karena mengikuti standar dari luar manusia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2908">Reynold</a>.</p>
<p><b>@Reynold: </b> benar, nurani itu pilihan tiap pribadi, dan bisa berbeda untuk tiap orang.</p>
<p>Bukankah akan konflik? benar, dan itu yang terjadi di alam demokrasi. Manusia dipaksa mencari kesepakatan antara kepentingan-kepentingan yang berbeda dengan memberikan batas-batas mereka sendiri dalam bentuk hukum atau norma bersama. Hukum dan norma akan dinamis, karena mengikuti perubahan manusia. Praktek-2 yang membahayakan kemanusiaan, tidak akan bertahan lama, karena dengan interaksi dan pertukaran antar budaya, manusia secara alami mengeliminir praktek2 tersebut.</p>
<p>Anda ingin standar baku? pakai agama, dan anda bisa melihat contohnya di abad pertengahan, dimana ada inkuisisi yang mengadili tiap orang berdasarkan standar agama. Hukum dan norma menjadi statis, tidak mengikuti perubahan manusia karena mengikuti standar dari luar manusia.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2908</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 08:36:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2908</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2907&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

Oww begitu yaa jadi standar nurani dikembalikan ke masing-masing orang ?. Apa dunia ini tidak akan kacau balau pak kembali ke jaman purba. Kan masing masing penya nurani toh nanti yang kanibal bebas bunuh orang, yang mau merampok bebas merampok...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2907">Judhianto</a>.</p>
<p>Oww begitu yaa jadi standar nurani dikembalikan ke masing-masing orang ?. Apa dunia ini tidak akan kacau balau pak kembali ke jaman purba. Kan masing masing penya nurani toh nanti yang kanibal bebas bunuh orang, yang mau merampok bebas merampok&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2907</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2020 23:41:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2907</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2906&quot;&gt;Rheyn Harris&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Rheyn Harris:&lt;/b&gt; anda menolaknya? berarti anda punya nurani yang berbeda dengan mereka.

Tiap orang punya standard nurani berbeda tergantung dari keturunan, budaya dan pengalamannya. Tapi tidak ada yang beku di dunia ini, melalui berinteraksi dengan yang lain, nilai-nilai yang menyempal dari kelompok besar akan punah atau dipaksa menyesuaikan dengan lainnya.

Kanibalisme suku terpencil menjadi nilai yang umum? perbudakan dan pedofil yang disahkan agama Allah menjadi nilai yang umum? kan tidak.

Percayalah pada nurani anda sendiri, bukan pada nurani orang lain atau nilai agama yang tidak sesuai dengan nurani anda. Anda akan tenang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2906">Rheyn Harris</a>.</p>
<p><b>@Rheyn Harris:</b> anda menolaknya? berarti anda punya nurani yang berbeda dengan mereka.</p>
<p>Tiap orang punya standard nurani berbeda tergantung dari keturunan, budaya dan pengalamannya. Tapi tidak ada yang beku di dunia ini, melalui berinteraksi dengan yang lain, nilai-nilai yang menyempal dari kelompok besar akan punah atau dipaksa menyesuaikan dengan lainnya.</p>
<p>Kanibalisme suku terpencil menjadi nilai yang umum? perbudakan dan pedofil yang disahkan agama Allah menjadi nilai yang umum? kan tidak.</p>
<p>Percayalah pada nurani anda sendiri, bukan pada nurani orang lain atau nilai agama yang tidak sesuai dengan nurani anda. Anda akan tenang.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Rheyn Harris		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2906</link>

		<dc:creator><![CDATA[Rheyn Harris]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2020 17:41:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2906</guid>

					<description><![CDATA[Nurani ???

Suku bangsa yang mempraktikkan kanibalisme dan menganggap itu sebagai suatu kewajiban bisa disebut memiliki nurani ?

Suku Sentinen yang ada di Kepulauan Andaman yang berusaha membunuh siapapun yang masuk ke wilayah mereka bisa disebut nurani&#8230;

Bablas]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nurani ???</p>
<p>Suku bangsa yang mempraktikkan kanibalisme dan menganggap itu sebagai suatu kewajiban bisa disebut memiliki nurani ?</p>
<p>Suku Sentinen yang ada di Kepulauan Andaman yang berusaha membunuh siapapun yang masuk ke wilayah mereka bisa disebut nurani&#8230;</p>
<p>Bablas</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: ra wedeng		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2905</link>

		<dc:creator><![CDATA[ra wedeng]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2015 03:34:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2905</guid>

					<description><![CDATA[Ini ajaran Acarya chanakya d serial ashoka...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini ajaran Acarya chanakya d serial ashoka&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: manggala		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/nurani-kitab-suci-kita/comment-page-1/#comment-2904</link>

		<dc:creator><![CDATA[manggala]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2015 06:31:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1388#comment-2904</guid>

					<description><![CDATA[bagus pak...
sangat rinci, logis, dan menyentuh...
Hong Hurip Basuki Langgeng...
;)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>bagus pak&#8230;<br />
sangat rinci, logis, dan menyentuh&#8230;<br />
Hong Hurip Basuki Langgeng&#8230;<br />
😉</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
