<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Übermensch dan Tuhan Yang Mati	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2026 08:09:19 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: andik		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4362</link>

		<dc:creator><![CDATA[andik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2015 13:17:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4362</guid>

					<description><![CDATA[Jika anda mengerti tentang prinsip kerja pikiran maka anda akan mengerti bahwa ritual ritual keagamaan itu sebenarnya tidak ada gunanya,dan tidak membuat manusia menjadi baik,justru malah terbelenggu pada pola pikir masa lalu.Apakah para nabi atau para filsul masa lalu tidak mengerti atau memang ada suatu tujuan tertentu yaitu kekuasaan.Begini akan saya jelaskan,Kita adalah apa yang kita pikirkan,dengan pikiran kita,kita bisa menciptakan dunia kita.Pada awalnya adalah kata,kata kata adalah Tuhan,Tuhan mengejawantah dengan kata kata.Munculah Teologi,muncullah Ilmu tauhid asma wa sifat dengan 99 asmaul husnah.Apa tujuan dari semua itu,Tujuannya adalah mengangkat derajad manusia.Manusia sebagai makluk paling sempurna haruslah mempunyai sifat sifat ketuhanan.Maka dirangkailah ritual ritual dan dzikir menyebut nama Tuhan.Diharapkan dengan menyebut nama nama suci Tuhan sipelaku mendapatkan sifat sifat Tuhan.Itulah tujuan agama sebenarnya.Apakah berhasil????tidakkkkk.Mengapa?????karena yang diulang hanya kata,pengulangan kata hanya membuat ingatan dalam memori otak,dan yang keluar memang hanya kata bukan sifat.Buktinya????Anda lihat sendiri banyak yang dzikir sampai mulutnya jontor tapi kelakuannya tetap bejad,tukang tipu,tukang kawin,tukang nyalahin orang,tukang mengkafirkan orang dsb.Lalu bagaimana seharusnya???Anda kumpulkan semua kitab wahyu yang ada lalu bakar ramai ramai,setelah itu anda pelajari diri anda kalau terlalu sulit maka bila anda mau mengambil sebuah keputusan lepaskan pikiran anda dari keterikatan duniawi.Disitulah kebijaksanaan anda akan muncul,anda akan jadi dewa bukan jadi budak,Selamat mencoba.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda mengerti tentang prinsip kerja pikiran maka anda akan mengerti bahwa ritual ritual keagamaan itu sebenarnya tidak ada gunanya,dan tidak membuat manusia menjadi baik,justru malah terbelenggu pada pola pikir masa lalu.Apakah para nabi atau para filsul masa lalu tidak mengerti atau memang ada suatu tujuan tertentu yaitu kekuasaan.Begini akan saya jelaskan,Kita adalah apa yang kita pikirkan,dengan pikiran kita,kita bisa menciptakan dunia kita.Pada awalnya adalah kata,kata kata adalah Tuhan,Tuhan mengejawantah dengan kata kata.Munculah Teologi,muncullah Ilmu tauhid asma wa sifat dengan 99 asmaul husnah.Apa tujuan dari semua itu,Tujuannya adalah mengangkat derajad manusia.Manusia sebagai makluk paling sempurna haruslah mempunyai sifat sifat ketuhanan.Maka dirangkailah ritual ritual dan dzikir menyebut nama Tuhan.Diharapkan dengan menyebut nama nama suci Tuhan sipelaku mendapatkan sifat sifat Tuhan.Itulah tujuan agama sebenarnya.Apakah berhasil????tidakkkkk.Mengapa?????karena yang diulang hanya kata,pengulangan kata hanya membuat ingatan dalam memori otak,dan yang keluar memang hanya kata bukan sifat.Buktinya????Anda lihat sendiri banyak yang dzikir sampai mulutnya jontor tapi kelakuannya tetap bejad,tukang tipu,tukang kawin,tukang nyalahin orang,tukang mengkafirkan orang dsb.Lalu bagaimana seharusnya???Anda kumpulkan semua kitab wahyu yang ada lalu bakar ramai ramai,setelah itu anda pelajari diri anda kalau terlalu sulit maka bila anda mau mengambil sebuah keputusan lepaskan pikiran anda dari keterikatan duniawi.Disitulah kebijaksanaan anda akan muncul,anda akan jadi dewa bukan jadi budak,Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: IRONIS		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4361</link>

		<dc:creator><![CDATA[IRONIS]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2015 08:38:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4361</guid>

					<description><![CDATA[TUHAN TELAH MATI... HIDUP AJA GA PERNAH... HEHEHE...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TUHAN TELAH MATI&#8230; HIDUP AJA GA PERNAH&#8230; HEHEHE&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: nonong batuke		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4360</link>

		<dc:creator><![CDATA[nonong batuke]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2015 14:43:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4360</guid>

					<description><![CDATA[Menarik sekali tulisan mas judi. Memang semua itu hanyalah sebuah obat agar pribadi masing2 orang merasa tentram. Kalai dihubungkan dengan agama memang rasanya lucu bila kita tidak membutuhkan taoi kita tetap melakukan ritual2 agama, meskipun nabi muhamad melakukan menunjukkan bahwa wajtu itu nabi sedang galau dengan kondisi masyarajatnya yang dipimpin makanya selalu melakukan rutinitas sholat atau berdo&#039;a agar nabi lebih tenang. Saya mengalamimsendiri pada waktu saya tidak membutuhkan sholat dan saya memaksakan diri melakukan, jujur saja itu menjadi rutinitas yang membosankan dan tidak bermanfaat bagi saya dan itu pernah saya tanyakan kepada teman2 yg beda keyakinan yang melakukan ritual2 tertentu. Efek dari obat tadi sangat negatif. Kita jadi meras kebih bersih dari pada yang lain akhirna membencinya atau menjauhinya karena berbeda pandangan dan banyak lagi efek negatifnya ( etung2 palah nambah dosa kalau terlalu banyak makan obat yang kita tidak membutuhkannya) dan masih banyak lagi fakta lapangan akan tetapi mereka pada munafik. Padahal dapur aja pada belum ngepul tqpi merasa sudah hebat kalau meminum obat2 tersebut (melakukan ritual2 agama).apa lagi resepnya dari para agamawan. Tapi masalagnya kalau kita melakukan hanya kalau membutuhkan obat tersebut saya akan di sebut setengah2 beragama atau abangan. Okeh sebab itu saya setuju kalau agama dikembalikan ke tempatnya atau posisinya. Yaitu agamama adalah kepentingan pribadi orang lain gak berhak mencampurinya. Dan  masih banyak lagi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik sekali tulisan mas judi. Memang semua itu hanyalah sebuah obat agar pribadi masing2 orang merasa tentram. Kalai dihubungkan dengan agama memang rasanya lucu bila kita tidak membutuhkan taoi kita tetap melakukan ritual2 agama, meskipun nabi muhamad melakukan menunjukkan bahwa wajtu itu nabi sedang galau dengan kondisi masyarajatnya yang dipimpin makanya selalu melakukan rutinitas sholat atau berdo&#8217;a agar nabi lebih tenang. Saya mengalamimsendiri pada waktu saya tidak membutuhkan sholat dan saya memaksakan diri melakukan, jujur saja itu menjadi rutinitas yang membosankan dan tidak bermanfaat bagi saya dan itu pernah saya tanyakan kepada teman2 yg beda keyakinan yang melakukan ritual2 tertentu. Efek dari obat tadi sangat negatif. Kita jadi meras kebih bersih dari pada yang lain akhirna membencinya atau menjauhinya karena berbeda pandangan dan banyak lagi efek negatifnya ( etung2 palah nambah dosa kalau terlalu banyak makan obat yang kita tidak membutuhkannya) dan masih banyak lagi fakta lapangan akan tetapi mereka pada munafik. Padahal dapur aja pada belum ngepul tqpi merasa sudah hebat kalau meminum obat2 tersebut (melakukan ritual2 agama).apa lagi resepnya dari para agamawan. Tapi masalagnya kalau kita melakukan hanya kalau membutuhkan obat tersebut saya akan di sebut setengah2 beragama atau abangan. Okeh sebab itu saya setuju kalau agama dikembalikan ke tempatnya atau posisinya. Yaitu agamama adalah kepentingan pribadi orang lain gak berhak mencampurinya. Dan  masih banyak lagi.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4359</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2015 12:03:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4359</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4357&quot;&gt;New Religion&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@New Religion:&lt;/b&gt; dari anak kecil ke onta? oke. Tiap orang bisa menentukan jalannya sendiri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4357">New Religion</a>.</p>
<p><b>@New Religion:</b> dari anak kecil ke onta? oke. Tiap orang bisa menentukan jalannya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4358</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2015 11:58:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4358</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4356&quot;&gt;kasamago&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Kasamago:&lt;/b&gt; lebih tepatnya karya Elizabeth Nietzsche :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4356">kasamago</a>.</p>
<p><b>@Kasamago:</b> lebih tepatnya karya Elizabeth Nietzsche 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: New Religion		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4357</link>

		<dc:creator><![CDATA[New Religion]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2015 08:24:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4357</guid>

					<description><![CDATA[Untuk saat ini menjadi &quot;Anak kecil&quot;, karena masih susah ke arah &quot;Singa&quot;. Tapi, suatu saat nanti lebih baik jadi &quot;Onta&quot;, karena &quot;Obat&quot; yang akan datang adalah &quot;Obat&quot; keabadian.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk saat ini menjadi &#8220;Anak kecil&#8221;, karena masih susah ke arah &#8220;Singa&#8221;. Tapi, suatu saat nanti lebih baik jadi &#8220;Onta&#8221;, karena &#8220;Obat&#8221; yang akan datang adalah &#8220;Obat&#8221; keabadian.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: kasamago		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4356</link>

		<dc:creator><![CDATA[kasamago]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2015 04:59:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4356</guid>

					<description><![CDATA[mantab, karya2 Nietzsche bs jd menjadi inspirator Hitler meracik mein kampf.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>mantab, karya2 Nietzsche bs jd menjadi inspirator Hitler meracik mein kampf.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4355</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2015 00:13:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4355</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4354&quot;&gt;anonymous13&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Anonymous13:&lt;/b&gt; terima kasih, mau nunggu tulisan saya :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4354">anonymous13</a>.</p>
<p><b>@Anonymous13:</b> terima kasih, mau nunggu tulisan saya 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: anonymous13		</title>
		<link>https://judhianto.com/filsafat/ubermensch-dan-tuhan-yang-mati/comment-page-1/#comment-4354</link>

		<dc:creator><![CDATA[anonymous13]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2015 18:41:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3635#comment-4354</guid>

					<description><![CDATA[Akhirnya nulis lagi bang :)
Kangen dgn tulisan nya, yg membangkitkan nalar dan terkadang kurang ajar (menurut para unta sih, bukan saya)

Sepertinya saya sudah tidak perlu lagi dengan &quot;obat2an&quot;
Takut ketergantungan bang
Biaya rehabnya mahal
Hehehehehe

&quot;Yang di atas sama dengan Yang di bawah&quot;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya nulis lagi bang 🙂<br />
Kangen dgn tulisan nya, yg membangkitkan nalar dan terkadang kurang ajar (menurut para unta sih, bukan saya)</p>
<p>Sepertinya saya sudah tidak perlu lagi dengan &#8220;obat2an&#8221;<br />
Takut ketergantungan bang<br />
Biaya rehabnya mahal<br />
Hehehehehe</p>
<p>&#8220;Yang di atas sama dengan Yang di bawah&#8221;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
