<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Jiwa dan Raga. Sebuah Ilusi?	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 11:25:40 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2866</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 14:19:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2866</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2865&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold:&lt;/b&gt; anda sebenarnya baca artikel yang anda bagikan atau cuma baca judulnya?
Saya bantu rekap poin pentingnya ya...
Link 1:

&lt;ul&gt;
    &lt;li&gt;Setelah 20 detik mati klinis, ada gelombang otak yang ditembakkan di korteks serebral--bagian otak untuk sadar dan berpikir.&lt;/li&gt;
    &lt;li&gt;Lebih dari seribu gen menjadi lebih aktif setelah kematian... dalam beberapa kasus, ekspresi ini bertahan hingga empat hari. Pengamatan itu dilakukan pada tikus mati dan ikan zebra.&lt;/li&gt;
    &lt;li&gt;Ketika gen Anda pada akhirnya memudar, energi dalam tubuh akan terus hidup dengan waktu yang lama setelah kematian. 
==&gt; ini pernyataan gak jelas. yang dimaksud energi itu apa? lama itu sampai berapa lama?&lt;/li&gt;
    &lt;li&gt;Menjelang kematian, pengalaman datang dalam berbagai bentuk. Beberapa orang melayang di atas tubuh mereka. Beberapa orang pergi ke alam supranatural dan bertemu dengan saudara mereka yang meninggal. Tetapi sebenarnya, kita tidak tahu apa yang sedang terjadi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;

Link 2:

&lt;ul&gt;
    &lt;li&gt;Terungkap juga bukti adanya pengalaman &#039;luar raga&#039; pada seorang pasien yang telah dinyatakan meninggal oleh tenaga medis.&lt;/li&gt;
    &lt;li&gt;Penelitian baru tersebut menunjukkan bahwa orang masih lanjut mengalami kesadaran hingga 3 menit setelah kematian.&lt;/li&gt;
    &lt;li&gt; 40 persen mengatakan bahwa mereka mampu menyebutkan suatu bentuk kesadaran setelah diumumkan mati secara klinis.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;

Link 3:

&lt;ul&gt;
    &lt;li&gt;Para ilmuwan percaya, otak menghentikan semua aktivitas 30 detik setelah jantung berhenti memompa darah ke seluruh tubuh dan kesadaran yang berhenti pada saat yang sama. Namun penelitian dari University of Southampton menunjukkan sebaliknya. Studi itu menunjukkan, orang terus mengalami kesadaran sampai tiga menit setelah kematian.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;

Apa kesimpulan link-link tersebut?

&lt;ul&gt;
    &lt;li&gt;Bahwa setelah kematian klinis, otak, aktivitas gen atau kesadaran masih ada sampai beberapa saat. 
    Apakah itu membuktikan kehidupan setelah mati? tidak sama sekali. Itu cuma membuktikan bahwa selama ini standard kematian klinis mungkin perlu diperpanjang sampai otak, aktivitas gen atau kesadaran sudah benar-benar hilang.&lt;/li&gt;
    &lt;li&gt;Bahwa ada pengalaman spiritual seperti keluar raga, dialami orang menjelang kematian, atau orang yang tersadar setelah mati suri (dinyatakan mati).
    Apakah itu membuktikan kehidupan setelah mati? sama sekali tidak, lha orangnya kan gak mati?&lt;/li&gt;
    &lt;/ul&gt;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2865">Reynold</a>.</p>
<p><b>@Reynold:</b> anda sebenarnya baca artikel yang anda bagikan atau cuma baca judulnya?<br />
Saya bantu rekap poin pentingnya ya&#8230;<br />
Link 1:</p>
<ul>
<li>Setelah 20 detik mati klinis, ada gelombang otak yang ditembakkan di korteks serebral&#8211;bagian otak untuk sadar dan berpikir.</li>
<li>Lebih dari seribu gen menjadi lebih aktif setelah kematian&#8230; dalam beberapa kasus, ekspresi ini bertahan hingga empat hari. Pengamatan itu dilakukan pada tikus mati dan ikan zebra.</li>
<li>Ketika gen Anda pada akhirnya memudar, energi dalam tubuh akan terus hidup dengan waktu yang lama setelah kematian.<br />
==> ini pernyataan gak jelas. yang dimaksud energi itu apa? lama itu sampai berapa lama?</li>
<li>Menjelang kematian, pengalaman datang dalam berbagai bentuk. Beberapa orang melayang di atas tubuh mereka. Beberapa orang pergi ke alam supranatural dan bertemu dengan saudara mereka yang meninggal. Tetapi sebenarnya, kita tidak tahu apa yang sedang terjadi.</li>
</ul>
<p>Link 2:</p>
<ul>
<li>Terungkap juga bukti adanya pengalaman &#8216;luar raga&#8217; pada seorang pasien yang telah dinyatakan meninggal oleh tenaga medis.</li>
<li>Penelitian baru tersebut menunjukkan bahwa orang masih lanjut mengalami kesadaran hingga 3 menit setelah kematian.</li>
<li> 40 persen mengatakan bahwa mereka mampu menyebutkan suatu bentuk kesadaran setelah diumumkan mati secara klinis.</li>
</ul>
<p>Link 3:</p>
<ul>
<li>Para ilmuwan percaya, otak menghentikan semua aktivitas 30 detik setelah jantung berhenti memompa darah ke seluruh tubuh dan kesadaran yang berhenti pada saat yang sama. Namun penelitian dari University of Southampton menunjukkan sebaliknya. Studi itu menunjukkan, orang terus mengalami kesadaran sampai tiga menit setelah kematian.</li>
</ul>
<p>Apa kesimpulan link-link tersebut?</p>
<ul>
<li>Bahwa setelah kematian klinis, otak, aktivitas gen atau kesadaran masih ada sampai beberapa saat.<br />
    Apakah itu membuktikan kehidupan setelah mati? tidak sama sekali. Itu cuma membuktikan bahwa selama ini standard kematian klinis mungkin perlu diperpanjang sampai otak, aktivitas gen atau kesadaran sudah benar-benar hilang.</li>
<li>Bahwa ada pengalaman spiritual seperti keluar raga, dialami orang menjelang kematian, atau orang yang tersadar setelah mati suri (dinyatakan mati).<br />
    Apakah itu membuktikan kehidupan setelah mati? sama sekali tidak, lha orangnya kan gak mati?</li>
</ul>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2865</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 13:23:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2865</guid>

					<description><![CDATA[Sampai sekarang tidak ada verifikasi ilmiah tentang keberadaan jiwa (soul) dan roh spirit coba ikuti ulasan ini :

https://nationalgeographic.grid.id/read/131904826/berikut-enam-fakta-mengenai-kematian-menurut-sains-apa-saja?page=all
https://www.liputan6.com/global/read/2578260/ilmuwan-kuak-rahasia-kehidupan-setelah-mati
https://www.liputan6.com/health/read/2579427/penjelasan-ilmiah-tentang-kehidupan-setelah-kematian

Apapun namanya yang jelas dibuktikan bahwa masih ada kesadaran (otak bekerja), atau &quot;operating syatem&quot;  setelah kematian (mati secara medis adalah berhentinya jantung berdetak) dan itu artinya ada &quot;part&quot; dari manusia yang memisahkan diri

Tantangan saya disini lagi-lagi sebenarnya adalah bagaimana PC bekerja hanya dengan bermodal hardware dan os ? Bagaimana manusia bisa hidup hanya dengan tubuh dan pikiran (jiwa) ?. Pastilah ada KEKUATAN SUPER yang memberinya power....proses alamiah ? yang bagaimana bukankah anda selalu meminta verifikasi ilmiah...

tantangan ini tidak main-main saya siap meninggalkan agama yang saya anut bila bisa membuktikan atau minimal penjelasan yang masuk akal ? Bukankah anda tipe manusia logic ? Ga bisa dong jawabnya yaa &quot;bukan siapa -siapa&quot; &quot;terjadi karena proses alamiah&quot;. Jawaban tidak ilmiah dari seorang penyanjung ilmu dan nalar...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sampai sekarang tidak ada verifikasi ilmiah tentang keberadaan jiwa (soul) dan roh spirit coba ikuti ulasan ini :</p>
<p><a href="https://nationalgeographic.grid.id/read/131904826/berikut-enam-fakta-mengenai-kematian-menurut-sains-apa-saja?page=all" rel="nofollow ugc">https://nationalgeographic.grid.id/read/131904826/berikut-enam-fakta-mengenai-kematian-menurut-sains-apa-saja?page=all</a><br />
<a href="https://www.liputan6.com/global/read/2578260/ilmuwan-kuak-rahasia-kehidupan-setelah-mati" rel="nofollow ugc">https://www.liputan6.com/global/read/2578260/ilmuwan-kuak-rahasia-kehidupan-setelah-mati</a><br />
<a href="https://www.liputan6.com/health/read/2579427/penjelasan-ilmiah-tentang-kehidupan-setelah-kematian" rel="nofollow ugc">https://www.liputan6.com/health/read/2579427/penjelasan-ilmiah-tentang-kehidupan-setelah-kematian</a></p>
<p>Apapun namanya yang jelas dibuktikan bahwa masih ada kesadaran (otak bekerja), atau &#8220;operating syatem&#8221;  setelah kematian (mati secara medis adalah berhentinya jantung berdetak) dan itu artinya ada &#8220;part&#8221; dari manusia yang memisahkan diri</p>
<p>Tantangan saya disini lagi-lagi sebenarnya adalah bagaimana PC bekerja hanya dengan bermodal hardware dan os ? Bagaimana manusia bisa hidup hanya dengan tubuh dan pikiran (jiwa) ?. Pastilah ada KEKUATAN SUPER yang memberinya power&#8230;.proses alamiah ? yang bagaimana bukankah anda selalu meminta verifikasi ilmiah&#8230;</p>
<p>tantangan ini tidak main-main saya siap meninggalkan agama yang saya anut bila bisa membuktikan atau minimal penjelasan yang masuk akal ? Bukankah anda tipe manusia logic ? Ga bisa dong jawabnya yaa &#8220;bukan siapa -siapa&#8221; &#8220;terjadi karena proses alamiah&#8221;. Jawaban tidak ilmiah dari seorang penyanjung ilmu dan nalar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2864</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 08:42:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2864</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2863&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold:&lt;/b&gt; tema utama blog ini adalah mempertanyakan iman (kepercayaan) dengan realitas (fakta yang bisa diverifikasi).

Anda mungkin punya definisi yang bagus dan meyakinkan tentang jiwa/spirit/roh/soul, tapi problemnya apakah keberadaan jiwa/spirit/roh/soul sebagai entitas yang terpisah dari tubuh/raga/body bisa diverifikasi?

Sampai sekarang tidak ada verifikasi ilmiah tentang keberadaan jiwa/spirit/roh/soul. Ilmu kedokteran modern tidak menggunakan istilah tersebut, ahli biologi mengatakan jiwa/spirit/roh/soul itu cuma hasil kerja otak. Jika otak mati, ya berakhir juga jiwa/spirit/roh/soul.

Penjelasan anda menarik, namun itu mirip seperti deskripsi bagaimana suasana Hogwarts (sekolah sihirnya Harry Potter). Menarik dan bagus, tapi problemnya itu cuma khayalan -- tidak bisa diverifikasi fakta keberadaannya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2863">Reynold</a>.</p>
<p><b>@Reynold:</b> tema utama blog ini adalah mempertanyakan iman (kepercayaan) dengan realitas (fakta yang bisa diverifikasi).</p>
<p>Anda mungkin punya definisi yang bagus dan meyakinkan tentang jiwa/spirit/roh/soul, tapi problemnya apakah keberadaan jiwa/spirit/roh/soul sebagai entitas yang terpisah dari tubuh/raga/body bisa diverifikasi?</p>
<p>Sampai sekarang tidak ada verifikasi ilmiah tentang keberadaan jiwa/spirit/roh/soul. Ilmu kedokteran modern tidak menggunakan istilah tersebut, ahli biologi mengatakan jiwa/spirit/roh/soul itu cuma hasil kerja otak. Jika otak mati, ya berakhir juga jiwa/spirit/roh/soul.</p>
<p>Penjelasan anda menarik, namun itu mirip seperti deskripsi bagaimana suasana Hogwarts (sekolah sihirnya Harry Potter). Menarik dan bagus, tapi problemnya itu cuma khayalan &#8212; tidak bisa diverifikasi fakta keberadaannya.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2863</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 07:54:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2863</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2861&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

@Judhianto : Manusia terdiri dari : tubuh jasmani, raga, badaniah (body), jiwa (spirit) dan roh (soul). Mari kita dudukkan dulu sehingga tidak campur aduk, terutama jiwa dan roh ada banyak sekali pemahaman yang campur aduk.

Tubuh jasmani, raga, badan kasar (body) yang dapat dilihat dan disentuh, saya kira tidak perlu diulas lagi semua orang tahu,

Jiwa (jiva, sansekerta; ne&#039;fes, ibrani; psy khe, yunani; soul, inggris) adalah PIKIRAN, KEPRIBADIAN, PERASAAN (EMOSI), KEHENDAK, HATI, KESADARAN

Roh (ruach, ibrani; ruuh, arab, spirit, inggris) adakah DAYA atau TENAGA AKTIF yang mengendalikan jiwa dan raga.

Sampai disitu jelas yaa...mari kita cari analoginya. Analogi yang paling pas untuk menjelaskan ini adalah bagaimana PC 0personal computer) bekerja. Tuhuh jasmani dapat diibaratkan dengan HARDWARE, jiwa diibaratkan dengan OPERATING SYSTEM dan roh diibaratkan dengan INPUT POWER (LISTRIK). Ilmu jiwa (psikologi) jelas merujuk ke pikiran manusia. Apakah pikiran bisa terganggu ? Tentu saja, bisa bersifat turunan (genetika) dan bisa dari faktor luar seperti tubuh seperti benturan di kepala dan persoalan hidup. Ibaratnya operating system PC bisa terganggu karena virus. Apakah PC bisa bekerja hanya dengan hardware dan software ? Tentu tidak butuh input power itulah Roh !!!
Jadi menghilangkan konsep roh dari konsep kehidupan manusia tidak mungkin, saya menduga ini sengaja dilakukan untuk membenarkan bahwa manusia bisa hidup dengan sendirinya. Saya percaya evolusi 100 persen, teori asal mula kehidupan Generatio Spontanea juga. Tapi pertanyaan pentingnya adalah bilamana ada hardware dan os lalu bagaimana PC bisa jalan tanpa INPUT POWER ??????

Bagaimana dengan pengalaman orang yang pernah mati suri sebagaimana dijelaskan diatas. Analoginya lagi-lagi PC, ketika PC mengalami gangguan dan terjadi shutdown otomatis bukankah terjadi masalah dengan os (=jiwa), masalah dengan hardware (=body) karena tampilan layar mendadak hilang atau blank meskipun power (=spirit) tetap tune in. Siapakah yang bisa memutus power tersebut ? Yaa tentu si pemilik PC (tuannya) atau yang paling ekstrim adalah sumber utamanya (power plant/PLN).

Saya akan tinggalkan agama apabila ada orang didunia ini yang sanggup memberikan penjelasan pada saya bagaimana manusia itu bisa memiliki roh (DAYA, TENAGA AKTIF) tanpa bantuan KEKUATAN SUPER (silahkan beri nama sendiri). Saya sudah membaca teori Generatio Spontanea sampai teori evolusi dan tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa mahluk hidup bisa memiliki DAYA, TENAGA AKTIF....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2861">Reynold</a>.</p>
<p>@Judhianto : Manusia terdiri dari : tubuh jasmani, raga, badaniah (body), jiwa (spirit) dan roh (soul). Mari kita dudukkan dulu sehingga tidak campur aduk, terutama jiwa dan roh ada banyak sekali pemahaman yang campur aduk.</p>
<p>Tubuh jasmani, raga, badan kasar (body) yang dapat dilihat dan disentuh, saya kira tidak perlu diulas lagi semua orang tahu,</p>
<p>Jiwa (jiva, sansekerta; ne&#8217;fes, ibrani; psy khe, yunani; soul, inggris) adalah PIKIRAN, KEPRIBADIAN, PERASAAN (EMOSI), KEHENDAK, HATI, KESADARAN</p>
<p>Roh (ruach, ibrani; ruuh, arab, spirit, inggris) adakah DAYA atau TENAGA AKTIF yang mengendalikan jiwa dan raga.</p>
<p>Sampai disitu jelas yaa&#8230;mari kita cari analoginya. Analogi yang paling pas untuk menjelaskan ini adalah bagaimana PC 0personal computer) bekerja. Tuhuh jasmani dapat diibaratkan dengan HARDWARE, jiwa diibaratkan dengan OPERATING SYSTEM dan roh diibaratkan dengan INPUT POWER (LISTRIK). Ilmu jiwa (psikologi) jelas merujuk ke pikiran manusia. Apakah pikiran bisa terganggu ? Tentu saja, bisa bersifat turunan (genetika) dan bisa dari faktor luar seperti tubuh seperti benturan di kepala dan persoalan hidup. Ibaratnya operating system PC bisa terganggu karena virus. Apakah PC bisa bekerja hanya dengan hardware dan software ? Tentu tidak butuh input power itulah Roh !!!<br />
Jadi menghilangkan konsep roh dari konsep kehidupan manusia tidak mungkin, saya menduga ini sengaja dilakukan untuk membenarkan bahwa manusia bisa hidup dengan sendirinya. Saya percaya evolusi 100 persen, teori asal mula kehidupan Generatio Spontanea juga. Tapi pertanyaan pentingnya adalah bilamana ada hardware dan os lalu bagaimana PC bisa jalan tanpa INPUT POWER ??????</p>
<p>Bagaimana dengan pengalaman orang yang pernah mati suri sebagaimana dijelaskan diatas. Analoginya lagi-lagi PC, ketika PC mengalami gangguan dan terjadi shutdown otomatis bukankah terjadi masalah dengan os (=jiwa), masalah dengan hardware (=body) karena tampilan layar mendadak hilang atau blank meskipun power (=spirit) tetap tune in. Siapakah yang bisa memutus power tersebut ? Yaa tentu si pemilik PC (tuannya) atau yang paling ekstrim adalah sumber utamanya (power plant/PLN).</p>
<p>Saya akan tinggalkan agama apabila ada orang didunia ini yang sanggup memberikan penjelasan pada saya bagaimana manusia itu bisa memiliki roh (DAYA, TENAGA AKTIF) tanpa bantuan KEKUATAN SUPER (silahkan beri nama sendiri). Saya sudah membaca teori Generatio Spontanea sampai teori evolusi dan tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa mahluk hidup bisa memiliki DAYA, TENAGA AKTIF&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2862</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 16:38:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2862</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2861&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold:&lt;/b&gt; saya tertarik dengan fakta yang bisa diverifikasi.

Kalau anda punya informasi yang bisa diverifikasi tentang jiwa, roh, sukma, atman, atau apapun istilahnya silakan anda sampaikan. Tentu akan menambah wawasan pembaca yang lain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2861">Reynold</a>.</p>
<p><b>@Reynold:</b> saya tertarik dengan fakta yang bisa diverifikasi.</p>
<p>Kalau anda punya informasi yang bisa diverifikasi tentang jiwa, roh, sukma, atman, atau apapun istilahnya silakan anda sampaikan. Tentu akan menambah wawasan pembaca yang lain.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2861</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 15:17:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2861</guid>

					<description><![CDATA[Jiwa (spirit), raga (body), roh (spirit) nya dimana ?. Apa emang sengaja diilangin pak ?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jiwa (spirit), raga (body), roh (spirit) nya dimana ?. Apa emang sengaja diilangin pak ?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: masthio		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2859</link>

		<dc:creator><![CDATA[masthio]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2015 00:51:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2859</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2858&quot;&gt;ANDIK&lt;/a&gt;.

Ternyata si gw baru bangun wkwkkkk...jd ga nyambung]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2858">ANDIK</a>.</p>
<p>Ternyata si gw baru bangun wkwkkkk&#8230;jd ga nyambung</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: ANDIK		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2858</link>

		<dc:creator><![CDATA[ANDIK]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2014 15:24:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2858</guid>

					<description><![CDATA[@GW:Ternyata anda belum tau apa itu TUHAN? TUHAN adalah sesuatu yang di puja puja atau di agung agungkan.Jadi yang namanya TUHAN itu bisa kucing,monyet,marduk,syiwa,yesus atau ALLAH,bahkan logikapun bisa jadi TUHAN.Jadi yang namanya orang ateis itu tidak ada.Ngaji lagi ya dik kalau bisa sampai S3 sampai doktoral,baru nanti adik akan tau bahwa agama kita ini perlu banyak revisi karena sudah tidak berguna bagi masyarakat,semoga adik dapat hidayah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>@GW:Ternyata anda belum tau apa itu TUHAN? TUHAN adalah sesuatu yang di puja puja atau di agung agungkan.Jadi yang namanya TUHAN itu bisa kucing,monyet,marduk,syiwa,yesus atau ALLAH,bahkan logikapun bisa jadi TUHAN.Jadi yang namanya orang ateis itu tidak ada.Ngaji lagi ya dik kalau bisa sampai S3 sampai doktoral,baru nanti adik akan tau bahwa agama kita ini perlu banyak revisi karena sudah tidak berguna bagi masyarakat,semoga adik dapat hidayah.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: toyoi		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2857</link>

		<dc:creator><![CDATA[toyoi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2014 07:50:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2857</guid>

					<description><![CDATA[Ya saya setuju sma judhianto masak ahmat yani tdk]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya saya setuju sma judhianto masak ahmat yani tdk</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2856</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2014 04:22:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nontondunia.com/?p=1320#comment-2856</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2855&quot;&gt;gw&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Gw:&lt;/b&gt; bagaimana sih anda?
Menjelaskan ke saya dengan logis tentang apa yang anda percayai saja gak sanggup, menyajikan satu bukti saja gak mampu, kok maksa-maksa percaya pada anda? Berlogika saja gak mampu kok maksa orang nuruti logikanya?

Banyak berlatih berpikir saja dulu, mungkin yang di dalam kepala itu sudah beku kebanyakan mikirin jin ifrit dan suster nyungsep...

:)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-dan-raga-sebuah-ilusi/comment-page-1/#comment-2855">gw</a>.</p>
<p><b>@Gw:</b> bagaimana sih anda?<br />
Menjelaskan ke saya dengan logis tentang apa yang anda percayai saja gak sanggup, menyajikan satu bukti saja gak mampu, kok maksa-maksa percaya pada anda? Berlogika saja gak mampu kok maksa orang nuruti logikanya?</p>
<p>Banyak berlatih berpikir saja dulu, mungkin yang di dalam kepala itu sudah beku kebanyakan mikirin jin ifrit dan suster nyungsep&#8230;</p>
<p>🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
