<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Jiwa Manusia, Belajar Dari Jung	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2026 16:38:21 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1491</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 08:12:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/05/31/perilaku-manusia-belajar-dari-jung/#comment-1491</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1489&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

@ Judhianto, saya sudah Jawab di bagian Jiwa dan Raga sebuah Ilusi ?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1489">Reynold</a>.</p>
<p>@ Judhianto, saya sudah Jawab di bagian Jiwa dan Raga sebuah Ilusi ?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1490</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 16:46:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/05/31/perilaku-manusia-belajar-dari-jung/#comment-1490</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1489&quot;&gt;Reynold&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Reynold:&lt;/b&gt; saya menuliskan salah satu konsep kejiwaan dari Jung. Apakah anda punya komentar tentangnya? Silakan ditulis.

Tapi kalau anda punya definisi tentang jiwa yang lain? ya silakan anda bagikan. Mungkin menarik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1489">Reynold</a>.</p>
<p><b>@Reynold:</b> saya menuliskan salah satu konsep kejiwaan dari Jung. Apakah anda punya komentar tentangnya? Silakan ditulis.</p>
<p>Tapi kalau anda punya definisi tentang jiwa yang lain? ya silakan anda bagikan. Mungkin menarik.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1489</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 15:21:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/05/31/perilaku-manusia-belajar-dari-jung/#comment-1489</guid>

					<description><![CDATA[Tolong didefinisikan dulu apa itu jiwa, dudukkan dengan baik]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tolong didefinisikan dulu apa itu jiwa, dudukkan dengan baik</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1488</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2016 23:54:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/05/31/perilaku-manusia-belajar-dari-jung/#comment-1488</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1487&quot;&gt;Difa kresnawan&lt;/a&gt;.

&lt;B&gt;@Difa Kresnawan:&lt;/b&gt; ya benar, yang saya sampaikan hanya sebatas teori ilmiah, sedangkan yang anda sampaikan hanya sebatas teori agama.

Mana yang lebih saya percaya? tentunya teori ilmiah, karena disimpulkan dari pengamatan atas fakta dan berguna untuk mengambil tindakan tepat menghadapi masalah.

Kalau anda percaya ada yang salah,   ada baiknya anda beri info tentang yang benar bagaimana.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1487">Difa kresnawan</a>.</p>
<p><b>@Difa Kresnawan:</b> ya benar, yang saya sampaikan hanya sebatas teori ilmiah, sedangkan yang anda sampaikan hanya sebatas teori agama.</p>
<p>Mana yang lebih saya percaya? tentunya teori ilmiah, karena disimpulkan dari pengamatan atas fakta dan berguna untuk mengambil tindakan tepat menghadapi masalah.</p>
<p>Kalau anda percaya ada yang salah,   ada baiknya anda beri info tentang yang benar bagaimana.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Difa kresnawan		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1487</link>

		<dc:creator><![CDATA[Difa kresnawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2016 21:48:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/05/31/perilaku-manusia-belajar-dari-jung/#comment-1487</guid>

					<description><![CDATA[Saya salut sama teori2 yg anda jabarkan bagus tp tetap tak ada jawaban siy klo mnurut saya hanya sebatas penemuan ilmiah para ahli terdahulu sperti halnya kita bisa mencari tau asal muasal atau penemu listrik tp tidak pencipta listrik. Tuhan berbicara lewat intuisi kepada kita yaitu alam bawah sadar kita,  jadi akan semakin jelas tuhan berbicara kepada kita ketika tingkat keimanan kita tinggi contohnya para nabi orang pilihan yg diberi amanat oleh tuhan, klo dalam islam ada beberapa nabi yg ulul azmi. Mungkin sodara bisa cari langsung kesumber yg benar2 valid saya tidak sarankan dari google karena bnyk yg menyampaikan berita hoax dan spenggal2 sperti yg anda tulis tentang surah annisa yg ada pada al-Quran dan akhirnya cuma jadi fitnah semata.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya salut sama teori2 yg anda jabarkan bagus tp tetap tak ada jawaban siy klo mnurut saya hanya sebatas penemuan ilmiah para ahli terdahulu sperti halnya kita bisa mencari tau asal muasal atau penemu listrik tp tidak pencipta listrik. Tuhan berbicara lewat intuisi kepada kita yaitu alam bawah sadar kita,  jadi akan semakin jelas tuhan berbicara kepada kita ketika tingkat keimanan kita tinggi contohnya para nabi orang pilihan yg diberi amanat oleh tuhan, klo dalam islam ada beberapa nabi yg ulul azmi. Mungkin sodara bisa cari langsung kesumber yg benar2 valid saya tidak sarankan dari google karena bnyk yg menyampaikan berita hoax dan spenggal2 sperti yg anda tulis tentang surah annisa yg ada pada al-Quran dan akhirnya cuma jadi fitnah semata.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: andik		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1486</link>

		<dc:creator><![CDATA[andik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2015 17:01:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/05/31/perilaku-manusia-belajar-dari-jung/#comment-1486</guid>

					<description><![CDATA[Menurut saya jiwa adalah proses mental yang berasal dari luar tubuh,bisa berupa kata atau gambar yang ditangkap oleh indra telinga atau mata yang diproses oleh otak bawah sadar dan disimpan dalam memori otak.Pada kondisi tertentu yang bersesuaian jiwa tersebut akan keluar berupa sifat atau mentalitas.Contoh:seorang anak yang dibesarkan pada keluarga yang pemarah suatu saat bila anak tersebut mengalami masalah maka dia tidak akan dapat mengatasi masalah tersebut dengan tenang,dia akan menghadapi setiap masalah dengan emosional.Apakah jiwa itu memang     ada?Menurut saya jiwa hanyalah sebuah ilusi yang datang dari luar diri kita.Jika jiwa adalah hasil dari luar tubuh bagaimana manusia bisa berpikir,sebetulnya proses berpikir itu pun datang dari luar berupa pengalaman diri sendiri maupun pengalaman orang lain yang dianalisa oleh logika sebab dan akibat.Lalu bagaimana proses wahyu para nabi?menurut saya wahyu bukan proses bawah sadar,justru wahyu adalah logika dan pengalaman melalui kesadaran tinggi.Saya tidak sependapat dengan Jung menurut saya pola pikir Jung jungkir balik.Pikiran bawah sadar itu refleksi dari kesadaran,ketika pikiran sadar memberi masukan kepikiran bawah sadar maka pikiran bawah sadar akan mewujudkannya.Pikiran bawah sadar membawa sifat dari hasil evolusi itu tidak pernah ada itu ngaco menurut saya.Karena manusia itu terlahir hanya membawa satu kesadaran,bukan membawa pikiran.Karya Jung hanya untuk mendukung teori Darwin,]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya jiwa adalah proses mental yang berasal dari luar tubuh,bisa berupa kata atau gambar yang ditangkap oleh indra telinga atau mata yang diproses oleh otak bawah sadar dan disimpan dalam memori otak.Pada kondisi tertentu yang bersesuaian jiwa tersebut akan keluar berupa sifat atau mentalitas.Contoh:seorang anak yang dibesarkan pada keluarga yang pemarah suatu saat bila anak tersebut mengalami masalah maka dia tidak akan dapat mengatasi masalah tersebut dengan tenang,dia akan menghadapi setiap masalah dengan emosional.Apakah jiwa itu memang     ada?Menurut saya jiwa hanyalah sebuah ilusi yang datang dari luar diri kita.Jika jiwa adalah hasil dari luar tubuh bagaimana manusia bisa berpikir,sebetulnya proses berpikir itu pun datang dari luar berupa pengalaman diri sendiri maupun pengalaman orang lain yang dianalisa oleh logika sebab dan akibat.Lalu bagaimana proses wahyu para nabi?menurut saya wahyu bukan proses bawah sadar,justru wahyu adalah logika dan pengalaman melalui kesadaran tinggi.Saya tidak sependapat dengan Jung menurut saya pola pikir Jung jungkir balik.Pikiran bawah sadar itu refleksi dari kesadaran,ketika pikiran sadar memberi masukan kepikiran bawah sadar maka pikiran bawah sadar akan mewujudkannya.Pikiran bawah sadar membawa sifat dari hasil evolusi itu tidak pernah ada itu ngaco menurut saya.Karena manusia itu terlahir hanya membawa satu kesadaran,bukan membawa pikiran.Karya Jung hanya untuk mendukung teori Darwin,</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1485</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jul 2011 07:02:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/05/31/perilaku-manusia-belajar-dari-jung/#comment-1485</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1484&quot;&gt;elfan&lt;/a&gt;.

&lt;strong&gt;Elvan: &lt;/strong&gt;terima kasih untuk tambahan informasinya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1484">elfan</a>.</p>
<p><strong>Elvan: </strong>terima kasih untuk tambahan informasinya.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: elfan		</title>
		<link>https://judhianto.com/sains/jiwa-manusia-belajar-dari-jung/comment-page-1/#comment-1484</link>

		<dc:creator><![CDATA[elfan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jul 2011 04:22:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://nontondunia.wordpress.com/2011/05/31/perilaku-manusia-belajar-dari-jung/#comment-1484</guid>

					<description><![CDATA[jiwa manusia itu adalah &#039;sebabakibat&#039; adanya pertemuan dua unsur dalam diri manusia yakni unsur jasad (unsur negatif) dengan unsur &#039;roh&#039; dari Sang Maha Pencipta, Tuhan, Allah SWT (unsur positif). akibat dari kedua kekuatan yang bersenyawa inilah timbul &#039;jiwa&#039; atau &#039;nafsu&#039;.

jiwa inilah yang jadi &#039;motor&#039; penggerak kehidupan atau yang memperankan semua organ yang ada dalam tubuh manusia (QS. 50:16). kalau kita bandingkan dengan keadaan alam semesta, maka jiwa atau nafsu itu sama dengan &#039;medan magnit&#039; alam itu sendiri.

beda medan magnit alam dengan nafsu atau jiwa manusia, yang pasti jiwa manusia diberi kebebasan untuk menentukan sikapnya mau cenderung ke jasad (unsur negati) atau mau cenderung ke roh (unsur positip).sedang medan magni sama sekali tidak diberi kebebsan untuk memilih karena itu sering disaebut dengan hukum alam atau sunatullah (hukum tuhan).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jiwa manusia itu adalah &#8216;sebabakibat&#8217; adanya pertemuan dua unsur dalam diri manusia yakni unsur jasad (unsur negatif) dengan unsur &#8216;roh&#8217; dari Sang Maha Pencipta, Tuhan, Allah SWT (unsur positif). akibat dari kedua kekuatan yang bersenyawa inilah timbul &#8216;jiwa&#8217; atau &#8216;nafsu&#8217;.</p>
<p>jiwa inilah yang jadi &#8216;motor&#8217; penggerak kehidupan atau yang memperankan semua organ yang ada dalam tubuh manusia (QS. 50:16). kalau kita bandingkan dengan keadaan alam semesta, maka jiwa atau nafsu itu sama dengan &#8216;medan magnit&#8217; alam itu sendiri.</p>
<p>beda medan magnit alam dengan nafsu atau jiwa manusia, yang pasti jiwa manusia diberi kebebasan untuk menentukan sikapnya mau cenderung ke jasad (unsur negati) atau mau cenderung ke roh (unsur positip).sedang medan magni sama sekali tidak diberi kebebsan untuk memilih karena itu sering disaebut dengan hukum alam atau sunatullah (hukum tuhan).</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
