<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Agama Manusia: Pertarungan Internal-nya	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/serial/agama-manusia-pertarungan-internalnya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/serial/agama-manusia-pertarungan-internalnya/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jun 2026 12:03:31 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Kasamago		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/agama-manusia-pertarungan-internalnya/comment-page-1/#comment-4562</link>

		<dc:creator><![CDATA[Kasamago]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2017 07:05:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.nontondunia.net/?p=4879#comment-4562</guid>

					<description><![CDATA[Saya rasa masih ada sekte2 manusia lain yg belum dipikirkan..

Marvelous]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya rasa masih ada sekte2 manusia lain yg belum dipikirkan..</p>
<p>Marvelous</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/agama-manusia-pertarungan-internalnya/comment-page-1/#comment-4561</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2017 10:15:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.nontondunia.net/?p=4879#comment-4561</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/agama-manusia-pertarungan-internalnya/comment-page-1/#comment-4560&quot;&gt;sastro&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Sastro:&lt;/b&gt; sebagai individu, tentu hanya ada satu yang benar-benar sakral, satu agama. 
Namun sebagai makhluk pragmatis, untuk kompromi dengan berbagai kepentingan, bisa saja ia menampilkan yang lain.

Pada situasi di mana harus memilih, agama utamanya yang bakal menang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/agama-manusia-pertarungan-internalnya/comment-page-1/#comment-4560">sastro</a>.</p>
<p><b>@Sastro:</b> sebagai individu, tentu hanya ada satu yang benar-benar sakral, satu agama.<br />
Namun sebagai makhluk pragmatis, untuk kompromi dengan berbagai kepentingan, bisa saja ia menampilkan yang lain.</p>
<p>Pada situasi di mana harus memilih, agama utamanya yang bakal menang.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: sastro		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/agama-manusia-pertarungan-internalnya/comment-page-1/#comment-4560</link>

		<dc:creator><![CDATA[sastro]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2017 07:02:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.nontondunia.net/?p=4879#comment-4560</guid>

					<description><![CDATA[Pak Yudi Ysh,
Mohon sharing pendapatnya, 
Manusia makluk yg kompleks.. apakah penggolongan sebagai evolusionis, sosialis maupun liberalis hanya kecenderungan atau dimungkinkan bisa melekat dalam setiap individu manusia yg bahkan bisa 2 atau 3 sekaligus menyatu dalam dirinya.?. Termasuk dikotomi konsep agama Tuhan dan Agama Manusia, mungkinkah setiap individu merepresentasikan 2 konsep tsb dalam dirinya. Sebagai contoh: masih memegang teguh konsep agama Tuhan tapi juga tdk menafikan adanya pengaruh agama manusia dalam dirinya. Kalau ini dialami kira kira apa yg terjadi.?. Tks]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Yudi Ysh,<br />
Mohon sharing pendapatnya,<br />
Manusia makluk yg kompleks.. apakah penggolongan sebagai evolusionis, sosialis maupun liberalis hanya kecenderungan atau dimungkinkan bisa melekat dalam setiap individu manusia yg bahkan bisa 2 atau 3 sekaligus menyatu dalam dirinya.?. Termasuk dikotomi konsep agama Tuhan dan Agama Manusia, mungkinkah setiap individu merepresentasikan 2 konsep tsb dalam dirinya. Sebagai contoh: masih memegang teguh konsep agama Tuhan tapi juga tdk menafikan adanya pengaruh agama manusia dalam dirinya. Kalau ini dialami kira kira apa yg terjadi.?. Tks</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Viktor Lerik		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/agama-manusia-pertarungan-internalnya/comment-page-1/#comment-4559</link>

		<dc:creator><![CDATA[Viktor Lerik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jun 2017 14:16:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.nontondunia.net/?p=4879#comment-4559</guid>

					<description><![CDATA[Ditunggu kelanjutannya mas . . .]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ditunggu kelanjutannya mas . . .</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
