<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Awal Islam 4: Payung Yang Mengecil	</title>
	<atom:link href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/</link>
	<description>Iman, Realitas dan Pertanyaan Tentangnya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2026 13:40:08 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4540</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2018 03:59:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4540</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4539&quot;&gt;SABRI&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Sabri:&lt;/b&gt; dalam setiap tulisan, saya berusaha memberikan sumber-sumber yang saya rujuk, silakan baca bagian bacaan atau rujukan di bawah setiap tulisan saya. Berdasarkan rujukan-rujukan tersebut saya membangun opini saya.

Tentu yang dinamakan opini adalah hasil subyektivitas saya merangkai berbagai sumber tersebut. Dan setiap orang tentu bisa punya opini sendiri-sendiri walaupun berangkat dari rujukan yang sama. Untuk itu saya membuka ruang komentar bagi para pembaca untuk memberikan masukan atau kritikan terhadap tulisan saya.

Ini forum bebas kok, saya punya opini, anda punya opini. Silakan tuliskan opini anda jika anda rasa itu yang lebih tepat dari opini saya.

Oh ya, agar kritik anda lebih efektif dan menarik pembaca lain, mohon:

&lt;ol&gt;
    &lt;li&gt;Menunjukkan bahwa rujukan saya salah, atau menunjukkan rujukan pembanding yang lebih tepat&lt;/li&gt;
    &lt;li&gt;Tunjukkan bahwa opini saya menafsirkan rujukan saya itu salah dengan menunjukkan tafsir yang menurut anda tepat bagaimana&lt;/li&gt;
    &lt;li&gt;Kurangi penilaian subyektif seperti jujur, berani, topeng, nol besar atau nol kecil dan segala omong kosong itu; itu tidak membuat pendapat anda lebih benar, bahkan menunjukkan anda tidak punya kemampuan berdialog dan menghargai lawan dialog anda. Biarlah pembaca sendiri yang memberikan penilaian itu berdasarkan bacaan mereka terhadap dialog antara kita&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;

Silakan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4539">SABRI</a>.</p>
<p><b>@Sabri:</b> dalam setiap tulisan, saya berusaha memberikan sumber-sumber yang saya rujuk, silakan baca bagian bacaan atau rujukan di bawah setiap tulisan saya. Berdasarkan rujukan-rujukan tersebut saya membangun opini saya.</p>
<p>Tentu yang dinamakan opini adalah hasil subyektivitas saya merangkai berbagai sumber tersebut. Dan setiap orang tentu bisa punya opini sendiri-sendiri walaupun berangkat dari rujukan yang sama. Untuk itu saya membuka ruang komentar bagi para pembaca untuk memberikan masukan atau kritikan terhadap tulisan saya.</p>
<p>Ini forum bebas kok, saya punya opini, anda punya opini. Silakan tuliskan opini anda jika anda rasa itu yang lebih tepat dari opini saya.</p>
<p>Oh ya, agar kritik anda lebih efektif dan menarik pembaca lain, mohon:</p>
<ol>
<li>Menunjukkan bahwa rujukan saya salah, atau menunjukkan rujukan pembanding yang lebih tepat</li>
<li>Tunjukkan bahwa opini saya menafsirkan rujukan saya itu salah dengan menunjukkan tafsir yang menurut anda tepat bagaimana</li>
<li>Kurangi penilaian subyektif seperti jujur, berani, topeng, nol besar atau nol kecil dan segala omong kosong itu; itu tidak membuat pendapat anda lebih benar, bahkan menunjukkan anda tidak punya kemampuan berdialog dan menghargai lawan dialog anda. Biarlah pembaca sendiri yang memberikan penilaian itu berdasarkan bacaan mereka terhadap dialog antara kita</li>
</ol>
<p>Silakan &#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: SABRI		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4539</link>

		<dc:creator><![CDATA[SABRI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jul 2018 17:36:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4539</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4524&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

dongengan yang bagus, mampu membuai bahkan hingga  menina bobokan para pembacanya atau bisa juga menjadi tafsir gado-gado ala mas judhie yang puedessnya mantepp yang walau rasa pedesnya bikin keblinger tapi bikin ketagihan. yang bikin benak saya bertanya-tanya, koq sosok Muhammad yang ditampilkan disini lebih mirip mas Judhie sendiri Ya !? maksudnya, beliau ini menilai dan me-reka-reka  sosok (baik fikiran dan tindakan) Muhammad berdasarkan subyektifitas nya sendiri. alih-alih berdasarkan fakta sejarah, logika, akal fikiran sampai membawa-bawa hadits dan Al-Qur&#039;an. seenaknya menilai sejarah panjang peradaban umat hanya dalam sekilas pemahamannya saja. Maaf, anda tidak akan pernah betul-betul mengenal MUHAMMAD SAW jika hanya mengandalkan apa yang telah anda utarakan selama ini, anda HARUS BERANI. untuk benar-benar membuka HATI DAN AKAL BUDI serta JUJUR DAN IKHLAS melepaskan TOPENG yang secara sadar atau tidak tengah anda kenakan selama ini. Tanpa semua itu apapun yang anda utarakan tentang MUHAMMAD SAW adalah  NOL BESAR.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4524">Judhianto</a>.</p>
<p>dongengan yang bagus, mampu membuai bahkan hingga  menina bobokan para pembacanya atau bisa juga menjadi tafsir gado-gado ala mas judhie yang puedessnya mantepp yang walau rasa pedesnya bikin keblinger tapi bikin ketagihan. yang bikin benak saya bertanya-tanya, koq sosok Muhammad yang ditampilkan disini lebih mirip mas Judhie sendiri Ya !? maksudnya, beliau ini menilai dan me-reka-reka  sosok (baik fikiran dan tindakan) Muhammad berdasarkan subyektifitas nya sendiri. alih-alih berdasarkan fakta sejarah, logika, akal fikiran sampai membawa-bawa hadits dan Al-Qur&#8217;an. seenaknya menilai sejarah panjang peradaban umat hanya dalam sekilas pemahamannya saja. Maaf, anda tidak akan pernah betul-betul mengenal MUHAMMAD SAW jika hanya mengandalkan apa yang telah anda utarakan selama ini, anda HARUS BERANI. untuk benar-benar membuka HATI DAN AKAL BUDI serta JUJUR DAN IKHLAS melepaskan TOPENG yang secara sadar atau tidak tengah anda kenakan selama ini. Tanpa semua itu apapun yang anda utarakan tentang MUHAMMAD SAW adalah  NOL BESAR.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4538</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2017 07:28:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4538</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4537&quot;&gt;Satria Dharma&lt;/a&gt;.

&lt;B&gt;@Satria Dharma:&lt;/b&gt; terima kasih ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4537">Satria Dharma</a>.</p>
<p><b>@Satria Dharma:</b> terima kasih &#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Satria Dharma		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4537</link>

		<dc:creator><![CDATA[Satria Dharma]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2017 22:51:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4537</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah tulisan yang dahsyat, Mas Judhianto...! Salut dan hormat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah tulisan yang dahsyat, Mas Judhianto&#8230;! Salut dan hormat.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Reynold		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4536</link>

		<dc:creator><![CDATA[Reynold]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Apr 2017 05:41:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4536</guid>

					<description><![CDATA[Tentang cara shalat baik Kristen Orthodoks maupun Islam meniru dari Yahudi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentang cara shalat baik Kristen Orthodoks maupun Islam meniru dari Yahudi.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: om ee		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4535</link>

		<dc:creator><![CDATA[om ee]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2016 16:17:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4535</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4533&quot;&gt;Iwan Herawan&lt;/a&gt;.

aneh memang disaat semua hal yg real,nyata,fakta, harus dieliminir dengan &quot;iman&quot; dan ancaman ancaman!
hoi&quot; ini imaginasi gw yg paling bener menuju Tuhan&quot; hayo kita hayalkan bersama! karena imaginasi ini memiliki standar keimanan yg kuat dengan aturan2 yg paling sempurna yg ditulis dibuku hayalan ini&quot; loe yg gak mau hayalin ini artinya kafir!
mati masuk neraka loe semua!
Allah berkehendak ini semua tercipta! ini kata2 Allah! loe pada harus percaya!
kalau enggak dibantai loe!
pokoknya hayalan gue yg paling bener!
yg lain salah&#039; menghayalkan hayalan lain adalah kafir!

mhn salahkan saya kalau ada yg lain dari ajaran2 semua agama selain yg saya sebutkan diatas??]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4533">Iwan Herawan</a>.</p>
<p>aneh memang disaat semua hal yg real,nyata,fakta, harus dieliminir dengan &#8220;iman&#8221; dan ancaman ancaman!<br />
hoi&#8221; ini imaginasi gw yg paling bener menuju Tuhan&#8221; hayo kita hayalkan bersama! karena imaginasi ini memiliki standar keimanan yg kuat dengan aturan2 yg paling sempurna yg ditulis dibuku hayalan ini&#8221; loe yg gak mau hayalin ini artinya kafir!<br />
mati masuk neraka loe semua!<br />
Allah berkehendak ini semua tercipta! ini kata2 Allah! loe pada harus percaya!<br />
kalau enggak dibantai loe!<br />
pokoknya hayalan gue yg paling bener!<br />
yg lain salah&#8217; menghayalkan hayalan lain adalah kafir!</p>
<p>mhn salahkan saya kalau ada yg lain dari ajaran2 semua agama selain yg saya sebutkan diatas??</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4534</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 May 2016 23:05:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4534</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4533&quot;&gt;Iwan Herawan&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Iwan Herawan:&lt;/b&gt; jadi anda tidak mampu atau berani berpendapat secara langsung, terbuka dan dengan bahasa yang jelas?

Sayang sekali..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4533">Iwan Herawan</a>.</p>
<p><b>@Iwan Herawan:</b> jadi anda tidak mampu atau berani berpendapat secara langsung, terbuka dan dengan bahasa yang jelas?</p>
<p>Sayang sekali..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Iwan Herawan		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4533</link>

		<dc:creator><![CDATA[Iwan Herawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 May 2016 16:02:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4533</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4531&quot;&gt;Iwan Herawan&lt;/a&gt;.

Mas@Judhianto...merengek, menangis, kesal dan meronta hanya bikin kita cape dan lelah sendiri...belum lagi klo bapak marah, kita bisa dijewer bahkan dipukul...sakit....dan oh...tambah keras nangisnya....ambil batu..lempar bapaknya. Mengertikah kita apa yang bapak mau ???  Anak2 ???...mana tau.... tapi bapaknya memaklumi, karena dia tidak tau apa maksud bapak...cepet besar nak...supaya tau apa maksud bapak....wasallam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4531">Iwan Herawan</a>.</p>
<p>Mas@Judhianto&#8230;merengek, menangis, kesal dan meronta hanya bikin kita cape dan lelah sendiri&#8230;belum lagi klo bapak marah, kita bisa dijewer bahkan dipukul&#8230;sakit&#8230;.dan oh&#8230;tambah keras nangisnya&#8230;.ambil batu..lempar bapaknya. Mengertikah kita apa yang bapak mau ???  Anak2 ???&#8230;mana tau&#8230;. tapi bapaknya memaklumi, karena dia tidak tau apa maksud bapak&#8230;cepet besar nak&#8230;supaya tau apa maksud bapak&#8230;.wasallam.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Judhianto		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4532</link>

		<dc:creator><![CDATA[Judhianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 May 2016 15:39:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4532</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4531&quot;&gt;Iwan Herawan&lt;/a&gt;.

&lt;b&gt;@Iwan Herawan:&lt;/b&gt; jadi, anda punya pendapat apa? Kalau cuma ngomong &quot;oh ini ada di ayat ini atau itu&quot;, rasanya gak penting banget.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4531">Iwan Herawan</a>.</p>
<p><b>@Iwan Herawan:</b> jadi, anda punya pendapat apa? Kalau cuma ngomong &#8220;oh ini ada di ayat ini atau itu&#8221;, rasanya gak penting banget.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Iwan Herawan		</title>
		<link>https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4531</link>

		<dc:creator><![CDATA[Iwan Herawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 May 2016 15:32:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.NontonDunia.net/?p=3874#comment-4531</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4530&quot;&gt;Judhianto&lt;/a&gt;.

Mas@Judhianto : benar sekali kun fa yakun, dan terjadilah kita sampai saat sekarang ini.....adakah yang bisa merubah ketetapan kun fa yakun itu ?.(Tuhan berfirman: &quot;Demikianlah.&quot; Tuhan berfirman: &quot;Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali.&quot; ) Surah Maryam(19;9). Kita tak ubahnya seperti seorang anak2 yang merengek ingin ini dan itu tapi tangan kita erat dipegang oleh bapak untuk terus berjalan dan turut apa kata bapak. Dan itulah yang menyeret tangan kita adalah kun fa yakun......kita akan selalu berjalan diatas rel kun fa yakun. Kita tidak tau mau dibawa kemana oleh bapak, menangis, meronta bahkan memukuli kaki bapak agar bapak menuruti keinginan kita...bapak terus berjalan menuntun dan memegang erat tangan kita. Tanpa sadarpun kita juga sedang berjalan seperti sapi yang dicocok hidung....diatas rel kun fa yakun...

Ok mas @Judhianto.....dengan ilmu dan wawasan yang anda miliki dari gemarnya anda membaca, memang luar biasa, dan anda mau berbagi dengan mendiskusikannya dari hal apa yang anda tangkap. Dan ini juga tertulis dalam surah Al-Baqarah(02;31-32).
Ternyata.....ilmu yang kita dapatpun dari kun fa yakun....wasallam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://judhianto.com/serial/payung-yang-mengecil/comment-page-1/#comment-4530">Judhianto</a>.</p>
<p>Mas@Judhianto : benar sekali kun fa yakun, dan terjadilah kita sampai saat sekarang ini&#8230;..adakah yang bisa merubah ketetapan kun fa yakun itu ?.(Tuhan berfirman: &#8220;Demikianlah.&#8221; Tuhan berfirman: &#8220;Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali.&#8221; ) Surah Maryam(19;9). Kita tak ubahnya seperti seorang anak2 yang merengek ingin ini dan itu tapi tangan kita erat dipegang oleh bapak untuk terus berjalan dan turut apa kata bapak. Dan itulah yang menyeret tangan kita adalah kun fa yakun&#8230;&#8230;kita akan selalu berjalan diatas rel kun fa yakun. Kita tidak tau mau dibawa kemana oleh bapak, menangis, meronta bahkan memukuli kaki bapak agar bapak menuruti keinginan kita&#8230;bapak terus berjalan menuntun dan memegang erat tangan kita. Tanpa sadarpun kita juga sedang berjalan seperti sapi yang dicocok hidung&#8230;.diatas rel kun fa yakun&#8230;</p>
<p>Ok mas @Judhianto&#8230;..dengan ilmu dan wawasan yang anda miliki dari gemarnya anda membaca, memang luar biasa, dan anda mau berbagi dengan mendiskusikannya dari hal apa yang anda tangkap. Dan ini juga tertulis dalam surah Al-Baqarah(02;31-32).<br />
Ternyata&#8230;..ilmu yang kita dapatpun dari kun fa yakun&#8230;.wasallam.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
